Menurut keterangan polisi dan pejabat setempat, ada beberapa penyebab utama kematian. Banyak kecelakaan lalu lintas yang fatal di jalanan licin. Selain itu, gumpalan salju yang tiba-tiba runtuh dari atap rumah atau gedung juga jadi pembunuh diam-diam.
“Ada pula korban yang meninggal saat sedang membersihkan salju di atap rumah mereka sendiri,” jelas seorang sumber pemerintah, menggambarkan betapa berbahayanya situasi ini bagi warga biasa yang berusaha melindungi rumah mereka.
Di pusat kota Aomori, pemandangannya seperti di film bencana. Badan Meteorologi Jepang melaporkan, tumpukan salju di jalanan dan pekarangan rumah warga mencapai ketinggian yang sulit dibayangkan: 1,3 meter. Kehidupan sehari-hari terhenti, terkubur di bawah selimut putih yang mematikan.
Artikel Terkait
Tren Film Indonesia Terinspirasi Kisah Nyata, Sorot Cinta hingga Pengkhianatan
Mantan Menhan Juwono Sudarsono Tutup Usia di Jakarta
Arus Balik Lebaran di Tol Cipali Masih Lancar, Puncak Diprediksi Minggu
Mendagri Zulkifli Hasan Pantau Harga Cabai Rawit Merah Capai Rp100 Ribu per Kg