Video Viral Mayat dalam Karung di Tambora Ternyata Biawak, Polisi Beri Klarifikasi

- Minggu, 08 Februari 2026 | 22:50 WIB
Video Viral Mayat dalam Karung di Tambora Ternyata Biawak, Polisi Beri Klarifikasi

MURIANETWORK.COM - Sebuah video yang menunjukkan seorang pria menggotong karung besar di Gang Krendang, Tambora, Jakarta Barat, sempat memicu kehebohan di media sosial pada Sabtu (7/2/2026) malam. Beredar dugaan kuat bahwa karung tersebut berisi mayat. Namun, polisi kemudian mengklarifikasi bahwa isi karung itu bukan jenazah, melainkan seekor biawak yang dibawa oleh seorang pengamen bernama Dede Suherli (29).

Viralnya Video dan Tanggapan Warga

Rekaman dari kamera pengawas (CCTV) warga itu dengan cepat menyebar di berbagai platform. Gambar seorang pria memanggul karung goni berukuran besar di lorong gelap malam hari memang mudah memicu interpretasi yang keliru. Isu tentang "mayat dalam karung" pun ramai diperbincangkan, menimbulkan keresahan di kalangan netizen dan warga sekitar.

Klarifikasi dari Pelaku dan Pihak Kepolisian

Merespons viralnya video tersebut, personel Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, Aiptu Zakaria, melakukan klarifikasi langsung dengan Dede Suherli via panggilan video pada hari berikutnya, Minggu (8/2/2026). Percakapan yang juga diunggah oleh sebuah akun media sosial ini bertujuan meluruskan informasi dan meredam kepanikan.

Dalam kesempatan itu, Dede tampak menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Ia dengan tegas membantah isu yang beredar.

"Maaf ya Pak, padahal bukan mayat, itu biawak," ujarnya.

Aiptu Zakaria pun memberikan respons singkat untuk menutup klarifikasi, "Oke, oke Bro."

Hanya Kesalahpahaman Biasa

Kasus ini akhirnya berakhir dengan penjelasan yang sederhana. Dede, yang berprofesi sebagai pengamen, mengaku tidak menyangka bahwa aktivitasnya membawa biawak dalam karung akan terekam dan disalahtafsirkan sedemikian rupa. Insiden ini mengingatkan betapa sebuah rekaman singkat tanpa konteks yang jelas dapat dengan mudah memicu narasi yang sensasional di dunia maya. Kepolisian menangani laporan ini dengan cepat, menunjukkan langkah proporsional dalam merespons informasi yang belum tentu kebenarannya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar