Meski mengaku kecewa karena gelar juara tak juga direbut, Rifki menekankan bahwa kegagalan itu lebih disebabkan faktor keberuntungan, bukan karena kurangnya usaha atau kualitas permainan. Ia melihat para pemain telah mengerahkan segala kemampuan yang mereka miliki di lapangan hijau.
"Kecewa, mungkin kita belum beruntung. Ya, segini juga kita sudah berusaha semuanya," tuturnya.
Di balik apresiasi, ia juga menyisipkan catatan penting untuk perbaikan tim ke depannya. Menurut pengamatannya dari tribun, ada aspek-aspek tertentu yang masih bisa ditingkatkan agar tim bisa melangkah lebih jauh lagi di event-event mendatang.
"Menurut saya yang perlu diperbaiki adalah disiplin lagi dan lebih kompak," tandas pria berkacamata itu.
Pencapaian sebagai runner-up Piala Asia ini jelas menjadi modal berharga. Namun, seperti harapan Rifki dan banyak pendukung lainnya, momentum ini harus menjadi pijakan untuk terus berbenah, mengasah kekompakan, dan meningkatkan kedisiplinan agar prestasi yang lebih gemilang bisa terwujud di masa depan.
Artikel Terkait
Bapanas Perkuat Cadangan Pangan Antisipasi Godzilla El Nino 2026
Pemerintah Pertimbangkan Relaksasi Produksi Batu Bara dan Nikel Secara Terukur
Jasad Pria yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Terkubur di Lahan Kosong Cikeas
Arus Balik Lebaran 2026: Kedatangan Penumpang di Stasiun Jakarta Capai 52.471 Orang