Suasana pelantikan 40 pejabat baru di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak, Jumat lalu, tiba-tiba berubah tegang. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tak banyak basa-basi. Ia langsung menyorongkan peringatan keras, dan sorotannya tajam ke arah kasus korupsi yang baru-baru ini menggegerkan.
Dengan nada geram, Purbaya secara blak-blakan menyentil Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang menjerat oknum Bea Cukai. Yang membuatnya kesal adalah modus para tersangka. Mereka sampai menyewa safe house khusus, sebuah rumah aman, hanya untuk menimbun uang dan emas hasil suap. "Artinya ada sebagian pegawai kita yang belum menjalankan pekerjaannya dengan baik dan lurus," tegasnya.
Menurutnya, rangkaian mutasi jabatan yang digulirkan sejak pekan lalu bukan sekadar rotasi biasa. Itu adalah langkah paksa, upaya terstruktur untuk menyelamatkan nama baik Kemenkeu yang terus tercoreng. Ia menyadari betul, masalahnya sistemik. Kasus serupa muncul berulang, di Kalimantan maupun di pusat, menunjukkan celah yang sama sekali belum tertutup.
Artikel Terkait
BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Jakarta Sepanjang Hari Ini
Menhub Tegaskan Aturan Pembatasan Truk Jelang Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts and Nevis, Debut Resmi Pelatih John Herdman
Lebaran di Kota Tua: Ramai Wisatawan dan Cerita Warga yang Pilih Tak Mudik