Bali, Jumat pagi itu, Pantai Kedonganan tampak berbeda. Bukan hanya oleh turis yang berjemur, tapi oleh ratusan orang berseragam dan warga lokal yang sibuk memunguti sampah. Mereka adalah relawan dari BRI dan masyarakat sekitar, yang tergabung dalam aksi bersih-bersih pantai. Ini bukan sekadar kerja bakti biasa, melainkan bagian nyata dari komitmen bank pelat merah itu mendukung Gerakan Indonesia ASRI yang dicanangkan pemerintah.
Gerakan ASRI kependekan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah memang jadi salah satu fokus pemerintahan sekarang. Intinya sederhana: pembangunan nasional tak cuma soal angka ekonomi atau megaproyek infrastruktur. Tapi juga tentang menciptakan lingkungan hidup yang layak untuk masyarakat. Nah, di sinilah BRI mencoba ambil peran.
Lewat program CSR-nya, BRI Peduli, mereka turun langsung ke lapangan. Aksi di Kedonganan itu berhasil membersihkan area seluas 8.250 meter persegi. Hasilnya? Cukup mencengangkan. Terkumpul sampah anorganik sebanyak 931,16 kilogram. Yang menarik, aktivitas itu juga berpotensi mengurangi emisi karbon dioksida hingga 2,19 ton.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud kesiapan bank untuk terus terlibat dalam berbagai kerja bakti atau 'korve', termasuk aksi bersih sampah laut.
Namun begitu, aksi bersih pantai ini cuma satu episode. Dhanny menambahkan, sebelumnya BRI Peduli sudah melakukan intervensi lingkungan yang lebih terintegrasi di Bali. Misalnya, dengan memasang penghalang sampah atau trash barrier di sejumlah sungai (tukad). Lalu ada patroli harian untuk pembersihan dan pemilahan, ditambah pembersihan menyeluruh setiap minggu.
Artikel Terkait
Gelombang Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Padati Stasiun di Jakarta
Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Padat, Volume Kendaraan di Tol Cipali Melonjak 167%
Arus Balik Lebaran 2026 Meningkat 167%, Cipali Terapkan Satu Arah
Kawasan Kota Tua Jakarta Ramai 25 Ribu Pengunjung Meski Sejumlah Museum Tutup Sementara