Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tampak puas. Tren penguatan rupiah yang terus berlanjut belakangan ini mendapat apresiasi penuh darinya. Di tengah dinamika pasar global yang kerap tak menentu, langkah-langkah Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas mata uang nasional dinilainya tepat.
Purbaya menegaskan, koordinasi antara otoritas fiskal dan moneter berjalan sangat erat. Namun begitu, untuk urusan teknis pengendalian nilai tukar, dia memilih untuk sepenuhnya mempercayakan hal itu kepada bank sentral. Menurutnya, BI punya kompetensi yang mumpuni untuk urusan tersebut.
"Tanya bank sentral tadi. Jadi bank sentral akan menjaga nilai tukar rupiah dan kita akan berkoordinasi terus dengan bank sentral," ujar Purbaya.
Dia menambahkan, "Saya pikir mereka cukup ahli dan saya akan serahkan ini ke bank sentral. Mereka cukup jago mengendalikan nilai tukar."
Pernyataan itu disampaikannya usai konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Selasa lalu.
Artikel Terkait
Telkom dan Kemenkominfo Siagakan 13.200 Petugas Jaga Koneksi Ramadan-Lebaran
Gelombang Mudik Lebaran 2026 Mulai Meningkat di Terminal Pulo Gebang
Ketegangan di Selat Hormuz Ancam 27% Perekonomian Global, APBN Indonesia Terbebani
BMKG Prediksi Cuaca Bersahabat untuk Mudik Lebaran 2026 di Selat Sunda