Banjir yang merendam beberapa wilayah Jawa Tengah akhir pekan lalu langsung mendapat perhatian dari Presiden Prabowo Subianto. Dari Kabupaten Kendal, Batang, Pemalang, hingga Kota Semarang, dilaporkan tergenang air dengan ketinggian bervariasi. Tak hanya itu, laporan tanah longsor juga ikut masuk.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa presiden langsung memberi instruksi saat rapat terbatas di hari Sabtu. Saat itu, puncak hujan sedang tinggi-tingginya.
"Pada waktu itu juga, Bapak Presiden mendapatkan laporan. Hari itu kan puncak hujannya cukup tinggi, menyebabkan di beberapa tempat terjadi banjir, kemudian terjadi tanah longsor," ujar Prasetyo di Kompleks Istana, Senin (19/1/2026).
Dia menambahkan, situasi serupa ternyata juga terjadi di Jakarta. Banyak permukiman yang tergenang, bahkan ada laporan tanggul yang jebol. "Ada juga di Jakarta Utara banyak RT-RW yang tergenang. Ada juga tanggul yang bocor," tuturnya.
Merespons keadaan itu, Prabowo langsung memerintahkan seluruh jajarannya untuk bergerak cepat. Prioritas utamanya jelas: penanganan di titik-titik yang berpotensi menimbulkan korban jiwa.
Artikel Terkait
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Ginjal
Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Ginjal
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jabodetabek hingga 11 Maret
Pemerintah Targetkan Transaksi BINA Lebaran 2026 Capai Rp53 Triliun