Jakarta, Rabu lalu (7/1/2026), suasana di Menara BRILiaN tampak berbeda. Ruangannya dipenuhi oleh para atlet yang baru saja mengharumkan nama Indonesia di SEA Games Thailand. Tapi kali ini, mereka bukan untuk berlatih. Mereka hadir untuk belajar mengelola sesuatu yang tak kalah penting dari stamina: keuangan mereka.
Bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga, BRI menggelar acara literasi bertajuk “Champions Beyond the Arena: Smart Finance for Champion Athletes”. Ini adalah tindak lanjut nyata setelah kontingen Indonesia mencetak sejarah sebagai runner-up SEA Games di tanah orang prestasi terbaik dalam tiga dekade terakhir. Bayangkan, 333 medali berhasil direbut, dengan 91 di antaranya berwarna emas.
Presiden Prabowo Subianto pun telah memberikan penghargaan atas jerih payah itu. Bonus prestasi pun disalurkan sehari setelah acara ini, tepatnya pada Kamis (8/1/2026). Nah, di sinilah peran BRI sebagai bank penyalur menjadi lebih dari sekadar transfer angka. Mereka ingin memastikan penghargaan yang diterima atlet bisa dikelola dengan bijak.
“Prestasi di arena olahraga itu puncak dedikasi dan disiplin,” ujar Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, yang hadir langsung.
“Namun tantangan sesungguhnya sering kali muncul di luar arena. Terutama dalam mengelola pendapatan, merencanakan masa depan, serta menjaga stabilitas finansial jangka panjang,” tambahnya.
Menteri Erick Thohir juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, kolaborasi dengan BRI dan pakar finansial ini penting agar atlet bisa menjadi juara dalam mengambil keputusan keuangan. Harapannya jelas: momentum penerimaan bonus ini bisa dimanfaatkan untuk berinvestasi, bukan sekadar habis digunakan.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Insentif Rp570 Triliun untuk Dongkrak Ekonomi 2025
Tiongkok Larang Drama Pendek Romansa CEO yang Pamer Harta
Pemulihan Pascabencana di Sumatera Dipercepat, Fokus pada Pendidikan dan Rumah Ibadah Jelang Ramadan
Pertamina Sediakan 654 Ribu Liter BBM Gratis untuk Logistik Banjir Bandang Sumatera