JAKARTA – Progres pembangunan hunian sementara atau huntara di Aceh Tamiang terus bergulir. Kementerian PU melaporkan, saat ini pekerjaan sudah mencapai sekitar 75 persen. Targetnya, tujuh blok bangunan utama bisa diselesaikan pada Sabtu, 10 Januari 2026 mendatang.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh BNPB. Ia ingin warga yang terdampak segera mendapat tempat tinggal yang lebih layak.
Demikian pernyataan resmi Menteri Dody, Selasa (6/1/2026).
Lokasinya ada di Gampong Bundar, Aceh Tamiang. Rencananya, huntara ini terdiri dari tujuh blok bangunan modular. Nah, setiap bloknya dirancang untuk menampung 12 kepala keluarga.
Meski begitu, satu blok di antaranya masih dipakai sebagai gudang sementara. Posisinya di bagian depan, persis berbatasan dengan jalan, sehingga memudahkan logistik material. Jadi, untuk sementara, fungsi huniannya dialihkan dulu.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Melonjak Rp7.000, Sentuh Rp2,5 Juta per Gram
Komedi Mens Rea Pandji Pragiwaksono Berujung Laporan Pencemaran Nama Baik dan Penistaan Agama
Bauran Energi Hijau Indonesia Sentuh 15,75 Persen di 2025
Defisit APBN 2025 Sengaja Dibesarkan, Purbaya: Biar Ekonomi Tak Morat-Marit