Dengan cedera seperti itu, bukan hal yang mengherankan jika Mahathir harus menjalani masa perawatan yang cukup panjang. Dia diperkirakan akan menghabiskan beberapa pekan ke depan di IJN untuk observasi dan pemulihan.
Ini bukan kali pertama tentunya. Catatan kesehatan Mahathir dalam beberapa tahun terakhir memang kerap menjadi perhatian. Pria yang memegang rekor sebagai perdana menteri terlama di negaranya itu punya riwayat serangkaian prosedur medis, termasuk operasi jantung.
Sebelum insiden jatuh ini, terakhir kali ia dirawat di rumah sakit yang sama adalah pada Juli tahun lalu. Saat itu, ia merasa kelelahan usai menghadiri sebuah acara piknik di Putrajaya.
Kini, semua mata tertuju pada ruang perawatan di IJN, menunggu perkembangan kondisi politikus legendaris tersebut.
Artikel Terkait
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Tumbuh 7,7% di Awal 2026
PTPP Amankan Proyek Strategis Jembatan Pulau Laut di Kalsel
Meta Diapresiasi Patuhi Aturan Anak, Google Ditegur Pemerintah
Gubernur DKI Minta PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mendadak