Dengan cedera seperti itu, bukan hal yang mengherankan jika Mahathir harus menjalani masa perawatan yang cukup panjang. Dia diperkirakan akan menghabiskan beberapa pekan ke depan di IJN untuk observasi dan pemulihan.
Ini bukan kali pertama tentunya. Catatan kesehatan Mahathir dalam beberapa tahun terakhir memang kerap menjadi perhatian. Pria yang memegang rekor sebagai perdana menteri terlama di negaranya itu punya riwayat serangkaian prosedur medis, termasuk operasi jantung.
Sebelum insiden jatuh ini, terakhir kali ia dirawat di rumah sakit yang sama adalah pada Juli tahun lalu. Saat itu, ia merasa kelelahan usai menghadiri sebuah acara piknik di Putrajaya.
Kini, semua mata tertuju pada ruang perawatan di IJN, menunggu perkembangan kondisi politikus legendaris tersebut.
Artikel Terkait
Masjid Negara IKN Ditargetkan Siap Sambut Ramadan 1447 H
Prasetyo Hadi Tegaskan Anggaran Rp60 Triliun untuk Pascabencana Bukan Anggaran Mati
Bencana November 2025: 25 Desa di Aceh dan Sumut Terhapus dari Peta
Satgas Beri Peringatan Terakhir ke 20 Perusahaan Sawit dan Tambang Penunggak Denda