Arab Saudi bersiap menggelar sebuah konferensi penting. Tujuannya? Mempertemukan semua faksi yang berseteru di wilayah selatan Yaman. Langkah ini diambil dalam upaya meredakan ketegangan yang sudah berlarut-larut di sana.
Lewat sebuah pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri Saudi menjelaskan maksud dari pertemuan tersebut.
"Pertemuan ini untuk membahas solusi yang adil bagi masalah di selatan," begitu bunyi pernyataan itu.
Inisiatif ini sendiri sebenarnya datang dari permintaan Presiden Yaman, Rashad Al-Alimi. Menurutnya, dialog adalah satu-satunya jalan keluar yang masuk akal untuk menyelesaikan persoalan rumit di kawasan selatan. Di sisi lain, konferensi yang akan digelar ini juga bukan hal yang tiba-tiba. Ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan Riyadh untuk mendorong stabilitas di Yaman, sekaligus menciptakan iklim yang kondusif agar percakapan antar pihak bisa berjalan.
Artikel Terkait
Prabowo Disambut Kawanan Elang Muda TNI AU dalam Penerbangan ke Magelang
Dishub DKI Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas untuk Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng
ADB Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,2% pada 2026-2027
Trump Tuduh Iran Langgar Kesepakatan Damai di Selat Hormuz