Operasi militer besar-besaran yang dilancarkan Amerika Serikat berakhir dengan penangkapan Nicolas Maduro. Peristiwa dramatis itu terjadi pada Sabtu lalu, tanggal 3 Januari 2026. Tak butuh waktu lama, Presiden Donald Trump langsung menyoroti apa yang tampaknya menjadi tujuan utamanya: minyak Venezuela.
Dalam wawancara seusai penangkapan, Trump tak menyembunyikan ambisinya. Suaranya terdengar penuh keyakinan.
Begitu katanya, seperti dilaporkan kantor berita AFP. Isyaratnya jelas. AS berniat menguasai sumber daya energi negara Amerika Selatan itu.
Namun begitu, minyak bukan satu-satunya hal yang dipusingkan Trump. Soal kepemimpinan Venezuela ke depan juga jadi perhatiannya. Ia menegaskan Washington akan ikut campur menentukan siapa yang nantinya memegang tampuk pemerintahan.
Artikel Terkait
SKK Migas Targetkan Dua Pabrik LPG Baru Beroperasi April Ini
Pemerintah Bentuk Satgas dan Skema Pembelian untuk Berantas Pengeboran Minyak Ilegal
Kemenhub Siapkan Insentif dan Disinsentif untuk Kejar Target Zero Truk ODOL 2027
Pemerintah Gelontorkan Rp1,7 Triliun untuk Revitalisasi Tebu dan Perketat Impor Gula