"Pertumbuhan kita lebih kuat dari yang diperkirakan," ujarnya.
Meski bersyukur, Wong tidak lupa menyelipkan catatan kehati-hatian. Dia memperingatkan bahwa mempertahankan laju pertumbuhan seperti ini ke depannya bukanlah hal yang mudah. Tantangan pasti ada.
Lalu, apa penyebab utama gairah ekonomi di akhir tahun? Jawabannya ada di sektor manufaktur. Sektor ini benar-benar menjadi lokomotif, dengan pertumbuhan luar biasa sebesar 15 persen secara tahunan di kuartal keempat. Padahal, di kuartal ketiga, angkanya masih di 4,9 persen.
Kenaikan tajam ini, menurut laporan, terutama didorong oleh kinerja dua klaster andalan: manufaktur biomedis dan elektronik. Produksi di kedua bidang tersebut meningkat signifikan, memberikan suntikan tenaga bagi perekonomian secara keseluruhan.
Artikel Terkait
Guntur Romli Dukung Langkah Hukum Demokrat Soal Tudingan ke SBY
Mulai 2026, Buang Sampah Sembarangan di Kuala Lumpur Bisa Kena Denda Rp 8,4 Juta Plus Kerja Sosial
Sisa Pesta Bisa Berakibat Fatal, Dokter Singapura Ingatkan Cara Simpan Makanan yang Benar
Ledakan Ekspor Korsel Tembus Rp11.700 Triliun, Semikonduktor Jadi Bintangnya