Buat Persija Jakarta, ada satu misi utama sebelum memikirkan duel panas melawan Persib Bandung. Gelandang mereka, Hanif Sjahbandi, dengan tegas menyatakan bahwa fokus tim sepenuhnya masih tertuju pada lawan yang akan dihadapi lebih dulu: Persijap Jepara.
Duel "Super El Clasico" melawan Persib memang sudah menanti. Laga itu akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 11 Januari 2026 nanti. Tapi, ya, itu masih lama. Masih ada satu pertandingan penting yang harus dilalui di pekan ke-16.
"Sekarang di depan Persijap. Jadi saya fokus Persijap. Setelah itu baru kami bicara nanti setelahnya,"
kata Hanif, Jumat (2/1/2026).
Bagi Hanif dan kawan-kawan, momentum tim sedang bagus. Mereka baru saja membukukan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Bhayangkara FC, Senin lalu. Hasil itu seperti obat penyemangat setelah sebelumnya ditundukkan Semen Padang dengan skor tipis 0-1.
"Ini menjadi bekal kami untuk pertandingan selanjutnya. Kami selalu berusaha untuk menjadi lebih baik lagi dan belajar dari pertandingan sebelumnya,"
tegasnya. Kemenangan di kandang sendiri, Stadion Utama Gelora Bung Karno, pada 3 Januari nanti jelas jadi target. Selain untuk mengamankan poin, itu juga bakal jadi modal mental yang berharga sebelum bertandang ke markas Persib.
Di sisi lain, situasi klasemen juga bikin laga ini makin menarik. Saat ini, Persija nangkring di posisi ketiga dengan 32 poin. Sedangkan rival abadinya, Persib Bandung, memimpin papan atas dengan 34 poin, meski poinnya sama dengan Borneo FC.
Namun begitu, semua perhitungan itu akan percuma kalau mereka tak mampu menaklukkan Persijap dulu. Itulah yang sedang dipikirkan Hanif dan skuat Macan Kemayoran. Persib? Itu urusan nanti. Yang jelas, langkah mereka selanjutnya akan menentukan banyak hal dalam perburuan gelar musim ini.
Artikel Terkait
BNI Luncurkan Dropbox Sampah Kertas, Daur Ulang Jadi Planting Paper
Indonesia dan UEA Jalin Kemitraan Strategis untuk Bangun Rantai Pasok Rare Earth
Hilal Tak Tampak di Sorong, Sidang Isbat Tentukan Awal Ramadan 1447 H
Kemenag Prediksi Ramadan 2026 Dimulai 19 Februari, Hilal Belum Memenuhi Syarat