Puluhan ribu pemilik Hyundai Tucson mungkin perlu sedikit waspada. Pabrikan asal Korea Selatan itu baru saja mengumumkan program recall untuk SUV andalannya, menyusul temuan potensi risiko yang bisa berujung pada kebakaran.
Menurut laporan yang beredar, masalahnya ternyata ada di bagian yang mungkin tak terduga: sistem derek atau towing. Khususnya, untuk kabel listrik yang menghubungkan mobil dengan trailer. Rupanya, tata letak kabelnya kurang terlindungi. Akibatnya, air bisa menyusup masuk.
Kalau sudah begitu, ya sudah. Korsleting bisa terjadi, dan dalam situasi terburuk, percikan api pun muncul.
"Jika air masuk ke modul kontrol, lampu rem trailer bisa mati. Dalam kasus yang sangat jarang, kondisi ini memicu panas berlebih, peleburan komponen, dan berpotensi menyebabkan kebakaran," begitu penjelasan resmi dari Hyundai.
Data yang dihimpun cukup mencengangkan. Rentang tahun produksi kendaraan yang terdampak adalah 2022 hingga 2024, dengan total lebih dari 51 ribu unit Tucson terjual secara global. Hyundai sendiri telah menerima ratusan laporan, dimulai dari tiga laporan kebakaran awal di AS, lalu bertambah menjadi 287 laporan hingga November 2025. Kebanyakan pemilik mengeluhkan modul kelistrikan trailer yang bermasalah.
Namun begitu, ada kabar baik di tengah berita kurang mengenakkan ini. Hyundai memastikan bahwa sejauh ini, tidak ada laporan kecelakaan ataupun cedera yang terkait dengan masalah ini, baik di Amerika Serikat maupun Kanada. Mereka kini sedang mempersiapkan langkah perbaikan untuk kendaraan para konsumen.
Sambil menunggu informasi perbaikan yang rinci yang rencananya baru keluar sekitar Februari 2026 Hyundai punya imbauan sederhana tapi penting. Para pemilik Tucson disarankan untuk memarkir kendaraannya di tempat terbuka, di luar gedung, jika memungkinkan. Langkah pencegahan yang masuk akal, bukan?
Lalu, bagaimana dengan Tucson yang dijual di Indonesia? Model yang terdampak adalah generasi keempat, yang memang sudah hadir di pasar kita sejak akhir 2024. Hanya saja, belum jelas apakah varian yang dijual di sini dilengkapi dengan fitur trailer mode yang bermasalah itu. Butuh konfirmasi lebih lanjut, sih.
Artikel Terkait
Kementan Pacu Diversifikasi Jagung untuk Industri Pangan, Dukung Swasembada 2026
Kartu Merah Kalulu Picu Kontroversi, Inter Milan Taklukkan Juventus 3-2
Herdman: Piala AFF 2026 Batu Loncatan Penting Menuju Piala Asia 2027
Tembok Bangunan Mewah Roboh Timpa SMPN 182 Jakarta, Tak Ada Korban Jiwa