Kabarnya, bakal ada badai ekstrem dan fenomena Squall Line yang menghantam saat malam pergantian tahun 2025 ke 2026. Informasi itu ramai beredar di berbagai grup media sosial, bikin banyak orang waswas. Tapi, jangan langsung percaya. BMKG, lewat akun resminya pada Rabu (31/12/2025), dengan tegas membantah kabar tersebut. Mereka menyebutnya hoaks.
“BMKG tidak pernah merilis pernyataan atau peringatan dini seperti yang beredar terkait terdeteksinya Squall Line, ancaman badai ekstrem khusus malam 31 Desember 2025-1 Januari 2026,”
Begitu bunyi klarifikasi resmi dari badan cuaca itu. Intinya, tidak ada peringatan atau imbauan resmi dengan narasi seperti yang sedang viral itu. Mereka sama sekali tidak mengeluarkannya.
Nah, di tengah banjir informasi yang kadang sulit dibedakan mana yang benar, BMKG mengingatkan satu hal penting. Semua informasi terkait cuaca, iklim, dan peringatan dini hanya akan disampaikan melalui kanal resmi mereka. Titik. Jadi, kalau dapat info dari sumber lain, lebih baik diabaikan dulu.
Masyarakat pun diajak untuk lebih cermat. Jangan mudah share sebelum cek kebenarannya. “Masyarakat diimbau tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Selalu cek sumber resmi BMKG untuk mendapatkan info cuaca yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tulis mereka lagi.
Menjelang momen penting seperti tahun baru, pesan ini rasanya semakin relevan. Literasi digital jadi kunci. Derasnya arus informasi harus diimbangi dengan kebijakan kita sendiri dalam menyaringnya.
Seperti pesan penutup mereka yang sederhana tapi bermakna: “Bijak bermedia, saring sebelum sharing.”
Artikel Terkait
Kunjungan Prabowo ke AS Hasilkan Penurunan Tarif Dagang dan Fasilitas Nol Persen
Mahkamah Agung AS Batalkan Kebijakan Tarif Trump, Mantan Presiden Kritik Pedas
Menhan Israel Tegaskan Tak Akan Mundur dari Garis Kuning Gaza Sebelum Hamas Melucuti Senjata
Pertamina Turunkan Harga BBM Nonsubsidi Mulai Sabtu Ini