“Menjaga kebersihan bukan hanya tugas aparat atau petugas kebersihan tapi tanggungjawab bersama,” ujar Argadija.
Pesan ini terdengar sederhana, tapi maknanya dalam. Argadija menekankan bahwa merawat lingkungan pesisir adalah kewajiban kolektif. Kalau sampah berserakan, pemandangan indah itu bisa rusak. Dan itu rugi besar untuk semua.
“Seluruh pihak memiliki peran penting dalam merawat lingkungan pesisir,” tambahnya.
Pada akhirnya, semua imbauan ini bermuara pada satu tujuan: menjaga Jakarta, khususnya Kepulauan Seribu sebagai destinasi unggulan, agar tetap nyaman, aman, dan bersih. Bukan cuma untuk hari ini, tapi untuk masa depan pariwisata yang berkelanjutan.
“Lingkungan pesisir harus terawat dan terjaga. Semua pihak bertanggung jawab untuk itu,” pungkas Argadija menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan Pemotongan Gaji Pejabat Masih Wacana, Belum Diputuskan
Bank Indonesia Siap Setor Sisa Surplus Rp40 Triliun ke Pemerintah
Said Didu Klarifikasi Polemik EO Sarang Korupsi: Targetnya Oknum Pejabat, Bukan Pelaku Profesional
SKK Migas Targetkan Dua Pabrik LPG Baru Beroperasi April Ini