“Menjaga kebersihan bukan hanya tugas aparat atau petugas kebersihan tapi tanggungjawab bersama,” ujar Argadija.
Pesan ini terdengar sederhana, tapi maknanya dalam. Argadija menekankan bahwa merawat lingkungan pesisir adalah kewajiban kolektif. Kalau sampah berserakan, pemandangan indah itu bisa rusak. Dan itu rugi besar untuk semua.
“Seluruh pihak memiliki peran penting dalam merawat lingkungan pesisir,” tambahnya.
Pada akhirnya, semua imbauan ini bermuara pada satu tujuan: menjaga Jakarta, khususnya Kepulauan Seribu sebagai destinasi unggulan, agar tetap nyaman, aman, dan bersih. Bukan cuma untuk hari ini, tapi untuk masa depan pariwisata yang berkelanjutan.
“Lingkungan pesisir harus terawat dan terjaga. Semua pihak bertanggung jawab untuk itu,” pungkas Argadija menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Menteri ESDM Pastikan Stok Elpiji Nasional Aman untuk Lebih dari 10 Hari
Presiden Prabowo Segera Lantik Hakim MK dan Ombudsman Baru Pekan Ini
Indonesia Sambut Positif Gencatan Senjata Dua Pekan Iran-AS
Pemerintah Tegaskan Pemotongan Gaji Pejabat Masih Wacana, Belum Diputuskan