Malam tahun baru di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tahun ini bakal terasa berbeda. Kalau biasanya riuh dengan dentuman kembang api, kali ini suasana akan lebih hening dan penuh renungan. TMII memutuskan untuk tidak menggelar pesta kembang api sama sekali pada perayaan 31 Desember 2025 nanti.
Ratri Paramita, selaku Plt Direktur Utama TMII, menegaskan keputusan itu. Ia ditemui di kawasan TMII, Jakarta Timur, pada Minggu (28/12/2025) lalu.
"Sebenarnya kembang api itu hanya di tanggal 31 kalau kita lihat tahun kemarin. Cuman di tahun ini memang kita tiadakan," ucap Ratri.
Lantas, apa penggantinya? Alih-alih cahaya warna-warni di langit, TMII justru akan menyalakan 1.000 lilin. Aksi ini merupakan bentuk simpati dan solidaritas terhadap para korban banjir yang melanda Sumatera belakangan ini. Gagasan ini terasa lebih menyentuh dan penuh makna ketimbang sekadar pesta.
"Nah itu yang memang seharusnya bentuk simpatik dan bentuk sukarela yang memang kita galangkan bersama," jelas Ratri lagi.
Selain itu, penggalangan dana untuk membantu saudara-saudara di Sumatera juga akan digelar. Jadi, semangat berbagi benar-benar jadi inti dari perayaan kali ini.
Namun begitu, bukan berarti malam itu akan sepi dari hiburan. TMII tetap menyiapkan panggung musik yang cukup meriah. Mereka mengundang sejumlah nama besar untuk menghibur pengunjung.
"Puncaknya tanggal 31 nanti ada Slank. Jadi teman-teman silakan datang, ada Slank, Barasuara. Jadi cukup ramai, hanya cukup membeli tiket masuknya Taman Mini saja," tutur Ratri mengundang.
Jadi, silakan datang. Rayakan pergantian tahun dengan cara yang lebih berempati, sambil tetap bisa menikmati alunan musik dari band-band ternama. Suasana pasti akan berbeda, tapi mungkin justru lebih berkesan.
Artikel Terkait
IHSG Menguat Tipis ke 8.295, Didukung Sektor Energi dan Bahan Baku
Israel Resmi Bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza, Netanyahu Fokuskan Kunjungan ke AS pada Ancaman Iran
Permata Bank Catat Laba Bersih Rp3,6 Triliun di 2025 Didukung Fondasi Kuat
Presiden Prabowo Pantau Pemulihan Pascabencana Sumatra, 5.500 Rumah Selesai Dibangun