Bojan Hodak punya permintaan khusus untuk Bobotoh, suporter setia Persib Bandung. Menjelang laga kandang kontra PSM Makassar nanti malam, pelatih asal Kroasia itu meminta agar mereka tidak menyalakan flare di Stadion GBLA. Alasannya sederhana tapi penting: dia tak mau klubnya kena denda lagi.
“Saya hanya berharap tidak ada lagi flare karena kami tidak mau didenda lagi,” tegas Hodak.
Laga melawan PSM ini memang penting, tapi Hodak sudah melirik lebih jauh. Di sisi lain, pertandingan selanjutnya justru lebih krusial: Persib akan menjamu sang rival abadi, Persija Jakarta, pada 11 Januari 2026 nanti. Bayangkan, jika denda karena flare membuat bobotoh dibatasi jumlahnya, tentu atmosfer GBLA bisa berkurang gregetnya. Itu yang ingin dihindari Hodak.
“Ketika stadion penuh maka kami seolah memiliki satu pemain tambahan. Dan ketika tim tamu datang ke sini, mereka tidak nyaman saat bermain. Yang mana itu bagus bagi kami, ketika bermain di kandang,” ujarnya.
Dukungan suporter, bagi Hodak, bukan sekadar hiasan. Itu adalah bahan bakar nyata. Dalam satu dua bulan terakhir, dia merasa timnya begitu dominan. Salah satu kuncinya? Suasana kandang yang selalu dibakar oleh puluhan ribu Bobotoh.
“Dalam 1-2 bulan terakhir kami begitu mendominasi. Alasannya karena banyaknya suporter yang hadir,” sambungnya.
Jadi, intinya jelas. Hodak ingin Bobotoh tetap menjadi kekuatan ke-12 yang solid, tanpa risiko. Dia mengapresiasi suasana kondusif saat Persib menghadapi Bhayangkara FC sebelumnya. “Di laga terakhir itu oke dan saya berharap ini bisa terus dilanjutkan,” katanya.
Dan tentu saja, semua mata tertuju pada duel besar lawan Persija nanti. “Tentu saja kami juga menantikan pertandingan melawan Persija,” pungkas Hodak. Malam ini melawan PSM adalah langkah pertama untuk memastikan pesta yang lebih besar nanti berjalan sempurna.
Pertandingan Persib Bandung melawan PSM Makassar sendiri akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (27/12/2025) malam ini, pukul 19.00 WIB. Ini adalah laga pekan ke-15 Super League 2025-2026.
Artikel Terkait
Pemerintah Fokuskan Infrastruktur untuk Dongkrak Pariwisata dan Sektor Hospitaliti
Polisi Telusuri Aksi Copet di Blok M yang Viral, Tunggu Laporan Korban
HIPMI Soroti Pentingnya Keseimbangan dalam Revisi UU Anti Monopoli
DKI Jakarta Percepat Pembangunan PLTSa untuk Atasi Krisis Sampah dan Polusi