"Yah, saya pikir mungkin begitu. Itu terserah dia apa yang ingin dia lakukan. Saya pikir akan bijaksana baginya untuk melakukan itu," ucap Trump.
Ia lalu menambahkan ancaman yang samar namun terasa mengerikan, "Jika dia bersikap keras, itu akan menjadi terakhir kalinya dia bisa bersikap keras."
Pernyataan itu seolah mengonfirmasi kecurigaan banyak pihak. Di sisi lain, sikap keras Maduro memang punya alasan. Pemerintahannya selama ini berseberangan dengan kepentingan Barat. Sebagai gantinya, Venezuela menjalin hubungan erat dengan China, Rusia, dan Iran negara-negara yang juga sering bersitegang dengan Washington.
Ancaman konflik terbuka pun mulai terdengar. Dalam sebuah wawancara dengan NBC News pekan lalu, Trump sendiri mengaku tidak menutup kemungkinan terjadinya perang dengan Venezuela. Situasinya makin runyam, dan dunia hanya bisa menunggu langkah selanjutnya dari kedua pemimpin yang sama-sama keras kepala ini.
Artikel Terkait
Kasus Campak Anjlok 93%, Kemenkes Wajibkan Vaksinasi untuk Dokter Internsip
TAUD Pertanyakan Pelimpahan Kasus Penyekapan Andrie Yunus ke Puspom TNI
ASN Tangerang Selatan Laporkan Atasan ke Polisi Diduga Aniaya Terkait Utang
Pemerintah Pastikan Sekolah Tetap Tatap Muka Penuh Meski Ada Kebijakan Penghematan Energi