Pasar ponsel entry-level kembali ramai. Oppo Indonesia baru saja merilis seri A6 di pertengahan Desember 2025, dengan fokus yang jelas: baterai berkapasitas super besar. Mereka tampaknya yakin, daya tahan adalah hal utama yang dicari banyak orang saat ini.
Menurut informasi yang dirilis Oppo Indonesia pada 22 Desember lalu, ada empat model yang bisa dipilih konsumen. Mulai dari A6 dasar, A6x, lalu naik ke A6 Pro, dan yang paling top, A6 Pro 5G. Harganya? Bervariasi, dimulai dari Rp1.599.000 untuk yang paling terjangkau.
Nah, kalau bicara harga termurah, posisi itu dipegang oleh Oppo A6x. Untuk versi dengan RAM 4GB dan penyimpanan 64GB, harganya cuma Rp1,59 juta. Tapi kalau mau yang lebih lega, spesifikasi RAM 6GB dan memori 256GB dijual dengan banderol Rp2,69 juta.
Lalu, apa saja sih perbedaan dan keunggulan masing-masing varian? Mari kita telusuri satu per satu.
Oppo A6x: Baterai Raksasa untuk Pemula
Varian ini mengandalkan baterai 6500 mAh sebagai senjata andalannya. Oppo mengklaim, dengan kapasitas segitu, kamu bisa menonton video online sampai 13,3 jam atau main game hampir 10 jam nonstop. Uniknya, ponsel ini juga bisa berfungsi sebagai power bank darurat untuk mengisi ulang perangkat lain.
Ditenagai prosesor Snapdragon 685 4G, kinerjanya dikatakan cukup untuk aktivitas harian. Buat yang suka main game, ada fitur AI GameBoost 2.0 yang katanya bisa mengatur alokasi daya chip agar lebih optimal.
Meski jadi varian paling murah, Oppo A6x sudah dilengkapi sertifikasi tahan air dan debu IP64. Kamera utamanya 13 MP, dan tetap dibekali berbagai fitur AI untuk mempercantik hasil foto. Jadi, bukan sekadar hp 'biasa'.
Oppo A6: Lebih Tangguh, Baterai Lebih Besar
Kalau 6500 mAh dirasa kurang, A6 menawarkan kapasitas yang lebih gila lagi: 7000 mAh. Baterainya bahkan diklaim bisa bertahan hingga lima tahun. Dengan daya sebesar itu, waktu streaming bisa mencapai 14 jam, atau gaming 11,3 jam.
Yang menarik, A6 sudah support fast charging 45W SUPERVOOC. Hanya butuh sekitar setengah jam untuk mengisi daya dari 1% ke 36%. Sama seperti saudaranya, dia juga bisa jadi power bank.
Ketangguhannya ditingkatkan ke level IP69. Artinya, dia tahan percikan air panas sampai 80 derajat Celcius dan bisa bertahan direndam di kedalaman 1,5 meter selama setengah jam. Cocok buat yang aktif atau sering kehujanan.
Prosesornya masih sama, Snapdragon 685 4G. Tapi, A6 punya kelebihan sistem pendingin VC Supercool yang otomatis mendinginkan bagian penting ponsel saat digunakan fitur yang tidak ada di A6x. Kamera utamanya juga lebih tajam, 50 MP.
Untuk semua kelebihan itu, harganya tentu lebih tinggi. Varian termurahnya dijual Rp2.899.000, sementara yang spesifikasi terbesarnya dibanderol Rp3.299.000.
A6 Pro & Pro 5G: Varian Paling Top
Inilah puncak dari seri A6. Semua fitur keren dari varian di bawahnya, seperti fast charging, ekspansi RAM, dan ketahanan terhadap air, ada di sini. Tapi, ada beberapa hal yang membuatnya spesial.
Bodi A6 Pro diklaim tahan benturan dengan standar militer. Layarnya AMOLED dengan refresh rate tinggi, dan baterainya 7000 mAh yang juga diklaim tahan lima tahun. Fitur pendingin VC Supercool juga tetap ada.
Perbedaan utama ada di prosesor. A6 Pro menggunakan Mediatek Helio G100 yang dijanjikan lebih responsif. Pengalaman multimedia juga ditingkatkan berkat dual stereo speaker dan ultra volume mode, yang menghasilkan suara jernih tanpa distorsi.
Harga untuk A6 Pro dimulai dari Rp3.799.000. Sementara varian dengan RAM dan memori tertinggi mencapai Rp4.199.000. Khusus untuk yang menginginkan koneksi tercepat, A6 Pro 5G ditawarkan dengan harga Rp4,49 juta.
Begitulah sekilas gambaran dari lini terbaru Oppo A6. Pilihannya ada di tangan konsumen, tergantung kebutuhan dan tentunya, anggaran yang dimiliki.
Artikel Terkait
Armada Kemanusiaan Global Sumud Flotilla Bersiap Berlayar ke Gaza Akhir Maret
Nissan Perkenalkan Generasi Terbaru Serena e-POWER di IIMS 2026
Siswa SD di Ngada Meninggal Diduga Bunuh Diri, Kemendikdasmen Soroti Kesejahteraan Psikososial Anak
Anggota DPR Dorong Satgas Saber Pangan Optimalkan Pengawasan Harga Jelang Ramadan 2026