Di sisi lain, keyakinannya tak goyah. Pria 34 tahun itu meyakini, capaian bersejarah ini masih bisa ditingkatkan. Garuda Pertiwi punya kemampuan untuk melangkah lebih jauh lagi.
“Saya yakin dan optimistis besok kita akan mengukir sejarah yang jauh lebih tinggi lagi,” tegasnya.
“Jadi, pengukiran sejarahnya belum selesai.”
Jadi, inilah momennya. Setelah mencatatkan nama di final, tantangan selanjutnya jelas lebih berat. Apakah mereka bisa menyempurnakan perjalanan epik ini dengan membawa pulang medali emas pertama? Semua mata akan tertuju ke Bangkok besok.
Artikel Terkait
Dua Sekolah Dasar Bandung Ukir Sejarah di MilkLife Soccer Challenge
Ekspor Chip Korea Selatan Tembus Rp344 Triliun di Awal 2026
MUI Buka Suara: Emas Digital Boleh, Asal Tak Sekadar Angin
Lippo Mall Puri Hadirkan Taman Bunga Raksasa Sambut Imlek 2026