Di sisi lain, keyakinannya tak goyah. Pria 34 tahun itu meyakini, capaian bersejarah ini masih bisa ditingkatkan. Garuda Pertiwi punya kemampuan untuk melangkah lebih jauh lagi.
“Saya yakin dan optimistis besok kita akan mengukir sejarah yang jauh lebih tinggi lagi,” tegasnya.
“Jadi, pengukiran sejarahnya belum selesai.”
Jadi, inilah momennya. Setelah mencatatkan nama di final, tantangan selanjutnya jelas lebih berat. Apakah mereka bisa menyempurnakan perjalanan epik ini dengan membawa pulang medali emas pertama? Semua mata akan tertuju ke Bangkok besok.
Artikel Terkait
Iran Tuntaskan Dominasi di Grup D, Afghanistan Siap Hadapi Badai Jepang
Indonesia Kecam Serangan Israel di Gaza, 37 Warga Sipil Tewas
Makan Tengah Malam: Pintu Gerbang Gangguan Tidur hingga Ancaman Jantung
Dua Sekolah Dasar Bandung Ukir Sejarah di MilkLife Soccer Challenge