JAKARTA – Sejak pertengahan Juni lalu, tepatnya 12 Juni 2025, Bandara VVIP Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah mulai beroperasi. Tapi operasinya masih bersifat khusus. Bandara yang menempati lahan HPL Badan Bank Tanah seluas 621 hektare ini, kini perlahan mulai memperlihatkan wajahnya. Lantas, seperti apa suasana di dalamnya?
Bersama Badan Bank Tanah selaku pengelola lahan, kami berkesempatan mengintip langsung bandara ini. Begitu tiba di area bandara, mata langsung tertuju pada tulisan besar 'Bandar Udara Internasional Nusantara' yang menyambut kedatangan.
Desain bangunannya langsung menarik perhatian. Arsitekturnya mengangkat kearifan lokal, terinspirasi dari Rumah Panjang atau rumah betang khas Suku Dayak Kalimantan. Pintu masuknya pun tak kalah unik, dihiasi ornamen kayu yang mempertegas kesan tradisional namun tetap elegan.
Memasuki bagian dalam, ruang tunggu yang luas langsung terhampar. Sofa-sofa dan tempat duduk tersusun rapi, menunggu para tamu. Tapi yang cukup mencolok justru ada di tengah gedung: sebuah ruang rapat yang lengkap. Di atas mejanya, beberapa mikrofon terpasang, seolah siap digunakan untuk pembicaraan penting kapan saja.
Nah, dari ruang rapat itu, ada sebuah pintu di sisi kanan. Pintu ini konon menghubungkan langsung ke ruang istirahat khusus Presiden. Ruangannya sendiri dilengkapi satu tempat tidur dan kamar mandi pribadi.
Menurut cerita salah seorang petugas di sana, ruangan itu sudah pernah digunakan oleh Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi.
"Presiden Jokowi sudah pernah memakainya," ujar petugas tersebut.
Sayangnya, kami tidak diizinkan untuk mengabadikan ruangan khusus tersebut. Jadi, gambaran tentangnya hanya bisa didapat dari penuturan.
Beranjak ke area yang mengarah ke landasan, terdapat sebuah spot dengan kursi-kursi yang ditata secara melingkar. Tempat ini terasa lebih santai. Di depannya, sebuah pintu besar menghubungkan ruangan ini langsung ke landasan pacu bandara. Bayangkan, dari duduk santai bisa langsung melihat aktivitas pesawat.
Soal kapasitas, Plt Kepala Bandara IKN, Imam Alwa, memberikan penjelasan. Bandara VVIP ini dirancang untuk menampung hingga 1,6 juta penumpang setiap tahunnya. Tak cuma itu, landasannya pun diklaim mampu didarati pesawat-pesawat terbesar di dunia saat ini.
"Runway kita berukuran 3.000 meter kali 45 meter. Pesawat terbesar sekalipun bisa mendarat di sini," jelas Imam.
Ke depannya, bandara ini punya sejumlah rencana. Pihak pengelola bahkan sudah menyiapkan diri untuk berfungsi sebagai embarkasi haji. Yang lebih menarik, target jangka panjangnya adalah mengubah status operasi bandara dari khusus menjadi komersial. Jika itu terwujud, maka akses publik ke bandara megah ini tentu akan lebih terbuka.
Artikel Terkait
Bupati Lampung Tengah Nonaktif Ardito Wijaya Dipindahkan ke Lapas Lampung Jelang Sidang Perdana
Kanselir Jerman Kecam AS dan Israel karena Meremehkan Kekuatan Iran
Transjakarta Sediakan Shuttle Gratis untuk Penumpang KRL Terdampak Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur
Lima Tim Kuda Hitam yang Siap Jadi Kejutan di Piala Dunia 2026