Pembicaraan Prabowo dan PM Inggris Bahas Kemitraan Strategis
Pada Sabtu lalu, Presiden Prabowo Subianto terhubung via telekonferensi dengan Perdana Menteri Inggris yang baru, Keir Starmer. Obrolan mereka berdua cukup intens, terutama menyangkut rencana besar Indonesia-UK Strategic Partnership yang sedang digodok.
Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, kedua pemimpin ini sepakat bahwa kemitraan strategis ini bakal jadi babak baru dalam hubungan bilateral. Rencananya, peluncuran resminya akan digelar di awal 2026.
"Kedua pihak berencana meluncurkan secara resmi Indonesia-UK Strategic Partnership, yang diharapkan menjadi tonggak baru dalam sejarah kerja sama kedua negara," jelas Teddy dalam keterangannya.
Tak cuma itu, pembicaraan mereka juga menyentuh kolaborasi di sektor maritim. Kerja sama ini nantinya bakal mencakup beberapa hal penting seperti keamanan laut, pertukaran informasi intelijen, dan yang tak kalah crucial adalah upaya peningkatan kapasitas penegakan hukum di perairan.
Di sisi lain, Prabowo dan Starmer juga membahas percepatan Economic Growth Partnership. Dalam percakapan itu, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk memperluas kerja sama ekonomi. Fokusnya jelas: menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan untuk jangka panjang.
"Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia siap memperluas kolaborasi yang mendorong penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan," tambah Teddy, mengulang pernyataan presiden.
Pembicaraan yang berlangsung sekitar setengah jam ini dinilai cukup produktif. Kedua belah pihak tampaknya punya kemauan politik yang kuat untuk segera merealisasikan berbagai kesepakatan yang dibahas. Kita lihat saja nanti perkembangannya di awal tahun depan.
(Nur Ichsan Yuniarto)
Artikel Terkait
Arus Balik Iduladha: 98 Ribu Kendaraan Masuk Jakarta, Lonjakan Tertinggi di Tol Cikunir
Zdrink, UMKM Binaan BRI, Buktikan Ide Sederhana dari Kebiasaan Anak Sekolah Bisa Tumbuh Jadi Bisnis Minuman Cokelat
PBB Kecam Rencana Israel Perluas Pendudukan di Gaza hingga 70 Persen
Pemprov DKI Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor Mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026