Kekhawatiran Internal Gerindra
Joss menyuarakan kekhawatiran internal partai. "Sebagai kader di bawah, kami tentu bertanya-tanya, ada apa dengan reshuffle Budi Arie? Jangan sampai Gerindra dijadikan tameng politik bagi seseorang yang mungkin sedang mencari perlindungan," ujarnya tegas.
Ia juga menyinggung gaya kepemimpinan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, yang dikenal tegas. "Di bawah Pak Prabowo, seorang pejabat yang bermasalah dalam kinerja pasti diberi peringatan, bahkan bisa kena reshuffle kalau tidak menunjukkan perbaikan," tambahnya.
Sinyal Kuat Budi Arie dan Projo
Sementara dari kubu Budi Arie, sinyal untuk bergabung dengan Gerindra semakin kuat. Budi Arie sendiri telah menyatakan akan membawa barisan Projo untuk ikut bergabung.
"Lihat saja nanti. Kami sedang terus sosialisasi dan konsolidasi. Nanti akan ada gelombang besar," ujar Budi Arie di Jakarta, Selasa (4/11) malam.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir