HALLO.DEPOK.ID - Hilirisasi Digital: Gibran Rakabuming Raka dan Transformasi Masa Depan.
Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, memiliki visi ambisius terkait hilirisasi digital untuk Indonesia.
Pada debat cawapres di Jakarta, ia menegaskan pentingnya menumbuhkan talenta masa depan dengan future skill.
Fokusnya adalah pada bidang teknologi, termasuk keahlian di AI, blockchain, robotic, perbankan syariah, dan kripto.
Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut mengenai apa sebenarnya hilirisasi digital, bagaimana Gibran merencanakannya, dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor UMKM.
Baca Juga: Debat Cawapres Cak Imin Vs Mahfud Vs Gibran! Siapakah yang Akan Terpojok?
1. Hilirisasi Digital: Konsep dan Implementasi
Hilirisasi digital, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), adalah proses mengubah bahan baku menjadi barang siap pakai, terkait erat dengan penggunaan teknologi digital.
Dalam konteks Gibran, hilirisasi digital bukan hanya sekadar implementasi teknologi di sektor-sektor tertentu tetapi juga mencakup pemberdayaan anak muda dengan keahlian yang relevan.
Dukungan terhadap teknologi seperti AI, blockchain, dan robotic menjadi kunci dalam mewujudkan visi ini.
Artikel Terkait
Warga Wamena Keluhkan BBM Rp25 Ribu, Respons Santai Gibran Tuai Sorotan
Rustam Effendi Buka Suara: Eggi Sudjana Bisa Sewaktu-waktu Balik Badan
Gerakan Rakyat Usung Anies, NasDem Sindir: Pemilunya Masih Lama
Diplomasi Tingkat Tinggi di Solo: Ketika Maaf Tak Perlu Diucapkan dalam Rekonsiliasi Politik