Dosen Ilmu Politik Universitas Al-Azhar Indonesia itu menilai Megawati juga menyimpan makna lain dari pernyataannya soal bertukar posisi. Di mana Puan diminta untuk berperan secara maksimal sebagai Ketua DPR.
"Makna lain yang saya lihat dari (frasa) tukar posisi, mungkin kalau saya (Megawati) jadi Ketua DPR akan lebih keras, lebih tegas untuk bisa mengkritisi pemerintah, untuk tidak manut pada pemerintah, untuk menjaga prinsip-prinsip demokrasi, untuk mengawasi dan mengontrol pemerintah, tidak jadi tukang stempel pemerintah," pungkas Ujang.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir