Kursi Wakil Menteri Keuangan mendadak kosong. Pemicunya, Thomas Djiwandono resmi pindah ke Bank Indonesia sebagai Deputi Gubernur. Nah, perpindahan ini bukannya tanpa efek. Banyak yang bilang, ini bisa jadi pintu pembuka untuk reshuffle kabinet yang lebih luas. Spekulasi pun mulai bergulir.
Lantas, siapa yang akan mengisi posisi strategis itu? Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sudah memberi sinyal kuat. Saat ditemui di Thamrin Nine, Selasa lalu, ia menyebut satu nama.
"Kelihatannya. Saya sudah ketemu dengan beliau (Juda) dan kelihatannya dia calon, salah satu calon yang kuat," ujar Purbaya.
Nama itu adalah Juda Agung, sang Deputi Gubernur BI yang masa jabatannya masih panjang hingga 2027. Ekonom senior dan bankir sentral karir panjang ini memang punya segudang pengalaman, dari BI hingga pernah duduk di IMF. Jadi, isu 'tukar guling' antara Thomas dan Juda pun menguat.
Bukan Cuma di Kemenkeu, Isu Bergeser ke Luar Negeri
Di sisi lain, gelombang isu reshuffle ternyata tak berhenti di situ. Nama Budisatrio Djiwandono, Wakil Ketua Komisi I dari Gerindra, tiba-tiba mencuat. Kabarnya, ia bakal ditarik ke eksekutif, mungkin menggantikan Sugiono di kursi Menteri Luar Negeri.
Budi sendiri tampak bingung menanggapi isu ini. "Nggak tahu, makanya tanyakan pada Pak Utut. Tugas kita tetap sekarang di Komisi I," katanya ringkas di Senayan.
Lalu dari mana isu ini berasal? Rupanya dari koleganya sendiri, Ketua Komisi I Utut Adianto. Saat membuka rapat kerja dengan sejumlah pejabat tinggi negara, Utut memberi 'kode' halus tentang kemungkinan Budi berpindah tugas. Itu cukup membuat suasana rapat saat itu menarik.
Artikel Terkait
Sejarawan Soroti Menteri Muda: Kematangan Tak Bisa Dibeli dengan Jas
DPR Soroti Menteri PU yang Terbata-bata Saat Paparkan Anggaran Bencana
Prodem Kirim Surat Tegas ke Istana: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Keadilan Restoratif atau Lelucon Hukum?