MURIANETWORK.COM – Ada agenda terselip di balik retret Kabinet Merah Putih yang digelar di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor. Menurut sejumlah pengamat, pertemuan itu bukan sekadar acara seremonial belaka. Ada tujuan politis yang cukup kental di dalamnya.
Hendri Satrio, atau yang akrab disapa Hensat, seorang analis komunikasi politik, mengungkapkan hal itu kepada awak media pada Rabu, 7 Januari 2026 lalu. Ia meyakini, retret ini berfungsi ganda.
“Pertama, memang untuk melakukan evaluasi kabinet, terutama di tahun baru. Ini sekaligus menguji loyalitas kabinet juga,” ujar Hensat.
Namun begitu, ia menekankan bahwa poin terpenting dari pertemuan itu adalah konsolidasi. Presiden Prabowo, kata Hensat, perlu menyatukan lagi barisan menterinya untuk menghadapi tahun 2026 yang diprediksi tak akan mudah.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir