Foto lawas itu mungkin hanya sekadar gambar, tapi kata-kata Adhie M Massardi yang diucapkannya Jumat lalu, 2 Desember 2026, terasa sangat relevan dengan kondisi sekarang. Aktivis senior itu tak tanggung-tanggung menyebut Indonesia sedang dalam kondisi kehilangan peradaban. Bukan soal gedung pencakar langit atau teknologi canggih, melainkan sesuatu yang lebih mendasar: etika dan moral.
Bagi Adhie, dua hal itulah yang sebenarnya menjadi fondasi. "Peradaban ditentukan oleh etika dan moral yang posisinya lebih tinggi dari hukum tertulis," ujarnya dalam percakapan dengan redaksi. Dan masalahnya, menurut dia, bahkan hukum tertulis saja sekarang sering diabaikan.
Nah, kalau aturan dasar saja dilanggar, apa jadinya? Yang terjadi kemudian adalah erosi nilai. Kejujuran seolah jadi barang langka. Sebaliknya, kebohongan malah jadi hal yang biasa, bahkan diterima sebagai kenyataan hidup sehari-hari.
"Tidak ada kejujuran," tegas Adhie. "Kebohongan menjadi hal yang lumrah, manipulatif, dan korupsi pun akhirnya dianggap biasa."
Korupsi yang merajalela itu, dalam pandangannya, bukan sekadar pelanggaran hukum. Itu adalah gejala, bukti nyata bahwa peradaban kita sedang sakit. Fondasi moral di berbagai lini kekuasaan terlihat rapuh, sehingga praktik-praktik buruk bisa tumbuh subur.
Artikel Terkait
Mantan Projo: Lagu Slank Republik Fufufafa Sentil Kondisi Riil dan Ancaman Laten 2029
Prabowo: Menteri Turun ke Bencana, Datang atau Tidak Selalu Disalahkan
Catatan Absensi Anwar Usman di MK Kembali Jadi Sorotan
Wajah Kejaksaan Tercoreng Arang, Terpidana Kasus JK Kabur Lagi