Jelas Anton.
Lebih lanjut, Anton membeberkan peran masing-masing. Dasco, katanya, lebih fokus di wilayah politik dan urusan sipil. Sementara Sjafrie berkutat di ranah pertahanan dan keamanan.
Memang, ada saat-saat di mana tugas mereka bisa sedikit tumpang tindih. Misalnya, dalam penanganan isu pertambangan ilegal yang belakangan melibatkan Sjafrie. Tapi, untuk urusan komunikasi politik dan perumusan kebijakan strategis, Dasco-lah yang lebih dominan.
pungkas Anton menegaskan pendiriannya.
Jadi, narasi rivalitas itu sepertinya terlalu digoreng. Pada kenyataannya, keduanya justru jadi pilar penting yang mengokohkan pemerintahan saat ini.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir