Keluarga Maruf Amin Bantah Klaim Restu untuk Zulfa Mustofa

- Rabu, 10 Desember 2025 | 15:25 WIB
Keluarga Maruf Amin Bantah Klaim Restu untuk Zulfa Mustofa

MURIANETWORK.COM – Kabar yang sempat beredar soal restu KH Ma'ruf Amin untuk Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketum PBNU ternyata tak benar. Keluarga mantan wapres itu angkat bicara, membantah keras klaim yang mereka sebut menyesatkan itu.

Bantahan itu disampaikan langsung oleh Hj Siti Haniatunnisa Ma'ruf Amin, anak bungsu sang kiai. Ia mewakili keluarga besar menyatakan rasa terganggu dan dirugikan. Menurutnya, nama ayahnya dicatut hanya untuk legitimasi politik di internal NU yang sedang panas.

"Kami keluarga besar merasa terganggu dengan pemberitaan atas klaim saudara Zulfa Mustofa yang mengatasnamakan restu orang tua kami, KH Ma’ruf Amin, sebagai legitimasi menjadi Pj Ketua Umum PBNU," tegas Haniatunnisa, Rabu (10/12/2025).

"Kami tegaskan, klaim itu tidak benar."

Haniatunnisa menegaskan, ayahnya adalah sosok yang taat pada dawuh para sesepuh NU. Posisinya jelas: mengikuti keputusan forum resmi organisasi. Dalam hal ini, merujuk pada hasil Forum Sesepuh dan Musytasar NU di Pondok Pesantren Tebuireng awal Desember lalu.

Forum itu menghasilkan sejumlah keputusan krusial. Di antaranya, menilai proses pemakzulan Ketum tak sesuai AD/ART, menduga ada pelanggaran serius yang perlu diklarifikasi, dan menyarankan agar Rapat Pleno untuk penetapan Pj ditunda dulu. Yang terpenting, semua pihak diminta untuk menahan diri, jangan memperbesar konflik.

Intinya, semua mesti diselesaikan lewat jalur internal. Tanpa melibatkan pihak luar, demi menjaga wibawa organisasi.

“Orang tua kami tidak dalam posisi restu-merestui atau dukung-mendukung pihak mana pun yang sedang berselisih," jelas Haniatunnisa lagi.

"Beliau berkomitmen penuh pada keputusan Forum Sesepuh dan Musytasar NU di Tebuireng."

Klaim Zulfa sendiri sebelumnya cukup vokal. Dalam konferensi pers di Hotel Sultan, Selasa (9/12) malam, usai ditetapkan sebagai Pj, ia menyebut diri bukan cuma santri biasa.

"Tidak perlu disebut, saya pasti bukan cuma santri, saya keponakan Kiai Haji Ma'ruf Amin. Saya keponakan Kiai Haji Ma'ruf Amin, dan saya sudah minta restu beliau," kata Zulfa kala itu.

Ia juga menekankan legitimasi lain: bahwa dirinya adalah santri dari Rais Aam PBNU, Miftachul Akhyar.

"Saya bukan siapa-siapa, saya santri daripada Rais Aam, dan juga santri Syuriyah PBNU. Tentu juga santri kiai-kiai pesantren-pesantren besar yang malam hari ini tidak bisa hadir," ujarnya.

Namun begitu, penegasan dari keluarga Ma'ruf Amin kini mengubah narasi. Klaim restu itu dipatahkan, menyisakan situasi yang justru makin rumit di tubuh NU.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar