Seorang mahasiswi Politeknik Negeri Padang (PNP) menjadi perbincangan setelah nekat menempuh perjalanan tujuh jam dari Solok Selatan ke Padang hanya untuk bertemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Namun, di balik kisah heroik itu, pihak kampus mengungkapkan bahwa masalah yang dihadapi sang mahasiswi bukan semata-malah soal biaya kuliah.
Mahasiswi tersebut bernama Rachmi Desria Wisman, mahasiswa Program Studi D-3 Teknik Komputer di Kampus PNP Solok Selatan. Ia datang bersama ibunya ke Auditorium Universitas Negeri Padang pada Sabtu, 18 Juli 2026, saat Dedi Mulyadi menghadiri Musyawarah Wilayah VII Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Barat. Rachmi berharap bisa menyampaikan langsung permohonan bantuan agar dapat melanjutkan kuliah. Namun, keduanya tak sempat bertemu karena Dedi Mulyadi harus segera bertolak ke Bandara Internasional Minangkabau.
Wakil Direktur II PNP Sarmiadi membenarkan bahwa Rachmi adalah mahasiswi angkatan 2025. Pada semester pertama, ia tercatat aktif mengikuti perkuliahan dan tidak memiliki tunggakan biaya. "Dia aktif di semester satu. Dalam perjalanannya di semester satu, mahasiswi yang bersangkutan tidak ada masalah secara keuangan. Dia bayar UKT," ujar Sarmiadi, Kamis (23/7/2026).
Namun, persoalan yang dihadapi Rachmi bukanlah biaya pendidikan. "Secara akademik yang bersangkutan sering tidak masuk, kita ada catatan akademisnya. Kalau tidak lulus semester satu, tidak bisa lanjut ke semester dua. Artinya harus mengulang semester satu atau mengulang kalender akademik semester ganjil," beber Sarmiadi. Akibatnya, Rachmi dinyatakan tidak lulus semester pertama dan tidak dapat melanjutkan ke semester berikutnya.
Pihak kampus juga meluruskan informasi yang sempat beredar mengenai pembayaran biaya masuk sebesar Rp3 juta. "Kalau ada yang mengatakan dia bayar uang pangkal Rp3 juta, kurang pas informasinya menurut saya. Sebab, di kampus cabang hanya bayar UKT," kata Sarmiadi.
Lebih lanjut, Sarmiadi menjelaskan bahwa PNP memiliki kebijakan bagi mahasiswa yang kesulitan ekonomi, seperti penundaan pembayaran UKT. "Pada prinsipnya di PNP, tidak ada mahasiswa yang tidak kuliah karena tidak punya biaya," tandasnya.
Artikel Terkait
Dedi Mulyadi Ajak Masyarakat Jaga Alam sebagai Fondasi Pembangunan Daerah
Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Rp5–50 Juta untuk Pelumpuhan Pelaku Kejahatan
Dedi Mulyadi: Pemprov Jabar Belum Jadi Investor Tunggal BRT Bandung Raya Demi Pemerataan
Marak Begal di Bandung Raya, Dedi Mulyadi Usul Perbanyak Aparat Bersenjata di Titik Rawan