Bali United Kalah Kontroversial, Tim Receveur Diusir Wasit
Bali United kembali mengalami nasib sial setelah pemainnya diusir wasit dalam laga tandang melawan Bhayangkara FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung. Ini adalah kartu merah kedua yang diterima skuad Serdadu Tridatu dalam dua pertandingan beruntun.
Kartu Merah Kedua Beruntun untuk Bali United
Setelah Mirza Mustafic diusir pada laga sebelumnya melawan Persib Bandung, kali ini giliran Tim Receveur yang menerima kartu merah dari wasit Pipin Indra Pratama. Kehilangan pemain kunci ini berakibat langsung pada hasil pertandingan, di mana Bali United takluk dari Bhayangkara FC dengan skor 2-1.
Insiden Kontroversial Kartu Merah Tim Receveur
Kartu merah untuk Tim Receveur dinilai sangat kontroversial. Alih-alih melakukan pelanggaran, Recepteur justru menjadi korban dari tekel keras pemain Bhayangkara FC, Dedi Kusnandar. Bukti fisik terlihat jelas dengan luka berdarah di pergelangan kaki kanannya.
Yang semakin memicu polemik, wasit Pipin Indra Pratama memutuskan untuk tidak meninjau ulang insiden tersebut menggunakan teknologi Video Assistant Referee (VAR). Keputusan ini memaksa Bali United bermain dengan sepuluh pemain hingga pertandingan usai.
Dampak Kartu Merah dan Reaksi Pelatih
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengakui keputusan kartu merah sangat mempengaruhi permainan timnya. Meski demikian, ia menekankan pentingnya menyelesaikan peluang yang tercipta dengan lebih baik.
Jansen juga menegaskan perlunya membangun mental pemenang untuk mencetak lebih banyak gol dan meraih kemenangan di pertandingan selanjutnya.
Peringkat Liga 1 Usai Kekalahan
Kekalahan ini membuat Bhayangkara FC naik ke posisi keenam klasemen sementara Liga 1 2025-2026 dengan koleksi 18 poin. Sementara itu, Bali United tertahan di peringkat kesepuluh dengan 13 poin dari 11 pertandingan.
Artikel Terkait
Liga 4 Sulsel: Makassar City Hancurkan Persibone 21-0 di Tengah Drama Keterbatasan Pemain
Raymond/Joaquin Siap Sambut Debut dan Target Juara di All England 2026
Komdis PSSI Jatuhkan Denda ke Sejumlah Klub, Termasuk Persis Solo dan Borneo FC
Pelatih Persija Yakini Perburuan Gelar Masih Terbuka Meski Tertinggal 6 Poin dari Persib