MURIANETWORK.COM - Ganda putra Indonesia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, bersiap untuk debut bersejarah mereka di All England Open 2026. Turnamen bulu tangkis bergengsi yang akan digelar di Utilita Arena Birmingham, Inggris, pada 3-8 Maret mendatang itu menjadi realisasi mimpi panjang bagi pasangan muda tersebut. Mereka termasuk dalam kontingen Indonesia yang mengirim empat pasangan ganda putra untuk bersaing di ajang tertua di dunia ini.
Mimpi yang Akhirnya Terwujud
Bagi Raymond dan Joaquin, langkah pertama di lapangan All England bukan sekadar partisipasi biasa. Ini adalah pencapaian puncak dari perjalanan karir mereka di level internasional. Atmosfer turnamen yang legendaris dan ditunggu seluruh pecinta bulu tangkis dunia menjadi magnet tersendiri.
“Ini salah satu wishlist saya juga bisa main di All England kan beda sendiri, atmosfernya, turnamen yang paling ditunggu-tunggu sama semua orang. Dan saya juga pengen banget ngerasain main di situ,” ungkap Joaquin saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung.
Penasaran dengan Karpet Abu-Abu yang Ikonik
Selain atmosfer, ada satu elemen teknis yang membuat Joaquin penasaran: karpet lapangan berwarna abu-abu yang telah menjadi ciri khas All England sejak 2024. Bagi atlet yang terbiasa dengan lapangan berwarna hijau, ini akan menjadi pengalaman sensorik dan teknis yang baru.
“Kalau ekspektasi, saya pengin nyobain karpet abu sih. Itu pengin. Penasaran saja, soalnya saya nggak pernah main di karpet abu, jadi saya penasaran aja. Nggak tau sih apa bedanya, tapi penasaran aja main di karpet abu-abu. Apalagi main di All England. Keren pasti itu,” tuturnya.
Artikel Terkait
Italia Hadapi Bosnia di Zenica dalam Final Kualifikasi Piala Dunia 2026
Herdman Soroti Performa Cemerlang Calvin Verdonk di Tengah Kekalahan Timnas Indonesia
Pelatih Bulgaria Puji Level Timnas Indonesia Usai Kemenangan Tipis di Final FIFA Series
Nagelsmann Peringatkan Jerman Soal Disiplin Posisi Meski Taklukkan Ghana