Ultimatum Nova Arianto: Timnas Indonesia U-17 Wajib Taklukkan Honduras di Piala Dunia

- Sabtu, 08 November 2025 | 11:45 WIB
Ultimatum Nova Arianto: Timnas Indonesia U-17 Wajib Taklukkan Honduras di Piala Dunia

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, memberikan ultimatum tegas kepada skuad Garuda Asia. Setelah menelan kekalahan telak dari Brasil U-17, ia menuntut kemenangan mutlak atas Honduras U-17 pada laga pamungkas Piala Dunia U-17 2025. Kemenangan ini dinilai krusial untuk menjaga asa lolos ke babak berikutnya.

Timnas Indonesia U-17 kembali mengalami kekalahan setelah ditaklukkan Brasil dengan skor 0-4. Pertandingan yang digelar di Aspire Zone, Al Rayyan, Qatar ini membuat posisi Indonesia di Grup H semakin terjepit. Dengan dua kekalahan beruntun, Garuda Asia kini hanya mengandalkan selisih gol untuk berada di atas Honduras.

Meski situasinya sulit, Nova Arianto menegaskan semangat juang timnya belum padam. Laga melawan Honduras U-17 disebut sebagai pertandingan hidup-mati yang wajib dimenangkan. Target utama adalah meraih tiga poin penuh untuk membuka peluang lolos sebagai salah satu tim peringkat tiga terbaik.

Nova Arianto menyampaikan pesan motivasinya kepada para pemain. Ia menekankan bahwa pertandingan melawan Honduras bukan hanya tentang poin, tetapi juga tentang harga diri dan membuktikan kualitas Timnas Indonesia U-17 di kancah global. Mental dan fokus penuh menjadi kunci utama.

Honduras U-17 sendiri juga sedang dalam tekanan setelah dua kali kalah. Mereka menjadi lawan yang tepat bagi Indonesia untuk bangkit dan meraih kemenangan pertama di Piala Dunia U-17. Laga ini diprediksi akan berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama berjuang untuk menghindari posisi juru kunci.

Jadwal pertandingan Indonesia U-17 vs Honduras U-17 akan digelar pada Senin, 10 November 2025. Pertandingan krusial ini menjadi penentu apakah Timnas Indonesia U-17 mampu bertahan di Piala Dunia U-17 atau harus pulang lebih awal. Seluruh masyarakat Indonesia menantikan kemenangan Garuda Asia.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar