Tithan, putra dari pelatih legendaris almarhum Yudi Suryata, juga menegaskan bahwa semangat pemain tidak surut meski kini tim tidak lagi dipimpin oleh pelatih kepala Peter de Roo.
"Pemain tetap fokus untuk kembali ke jalur kemenangan. Apapun kondisinya, mereka akan berjuang penuh untuk Persis. Warga Solo harus tahu Mataram is Red," tegasnya.
Dari sisi kondisi pemain, kabar baik datang untuk Persis Solo. Seluruh pemain dikabarkan fit, termasuk Gervane Kastaneer yang sebelumnya sempat absen.
Kemenangan menjadi harga mati bagi Persis Solo yang saat ini terdampar di posisi ke-17 klasemen. Dari 11 laga, tim kebanggaan Kota Solo ini hanya mengoleksi 5 poin dari 1 kemenangan, 2 imbang, dan 7 kekalahan.
Artikel Terkait
Persebaya Tingkatkan Intensitas Latihan Hadapi Laga Krusial Kontra Persita
Marc Marquez Akui Kondisi Fisik Jadi Kendala Utama di Awal MotoGP 2026
Dovizioso Soroti Performa Marquez: Cedera Lama Diduga Jadi Hambatan di MotoGP 2026
Gattuso Mundur, FIGC Berguncang Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026