Bali United Kalah 1-2: Protes Keras Pelatih Johny Jansen ke Wasit Pipin Indra Pratama

- Jumat, 07 November 2025 | 23:20 WIB
Bali United Kalah 1-2: Protes Keras Pelatih Johny Jansen ke Wasit Pipin Indra Pratama
Bali United Kalah 1-2 dari Bhayangkara FC, Kinerja Wasit Jadi Sorotan

Bali United Tumbang di Bandar Lampung, Protes Wasit Meriahkan Kekalahan

Bali United harus mengakui keunggulan tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam laga BRI Super League 2025/26. Bertanding di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Serdadu Tridatu takluk dengan skor 1-2.

Pelatih Bali United Protes Kinerja Wasit Pipin Indra Pratama

Johny Jansen, pelatih kepala Bali United, tidak menyembunyikan kekecewaannya terhadap kinerja wasit Pipin Indra Pratama. Kritik utama Jansen tertuju pada keputusan pemberian kartu merah kepada Tim Receveur pada menit ke-82.

"Dua kartu merah dalam dua pertandingan sangat menyulitkan kami. Hari ini pun sama, kami mendapatkan kartu kuning kedua. Pelanggaran yang kami terima berasal dari teriakan di luar, bukan karena wasit melihat langsung," ujar Jansen tegas.

Kartu Merah Tim Receveur Ubah Kompleksitas Pertandingan

Pengusiran Receveur menjadi titik balik yang merugikan Bali United. Saat itu, tim sedang dalam momentum baik setelah berhasil mencetak gol balasan. Bermain dengan sepuluh pemain membuat konsentrasi tim buyar, yang berujung pada kekalahan.

"Kartu merah yang diterima pemain kami tentu berpengaruh besar terhadap hasil akhir," tambah Jansen, mengonfirmasi dampak signifikan insiden tersebut.

Peringkat Bali United di BRI Super League 2025/26

Kekalahan ini membuat catatan Bali United di klasemen sementara semakin tertahan. Tim asuhan Johny Jansen kini berada di posisi ke-10. Dari 11 laga yang telah dijalani, mereka hanya meraih 3 kemenangan, 4 imbang, dan menelan 4 kekalahan.

Jeda Kompetisi Jadi Momen Penting untuk Evaluasi

Bali United dituntut untuk segera berbenah selama jeda kompetisi. Kemenangan terakhir mereka terjadi pada pertengahan Oktober lalu, saat menaklukkan Persijap Jepara dengan skor 2-1. Performa tim dan kontribusi pemain asing berpengalaman dari Eropa akan menjadi sorotan utama bagi para pendukung setia, Semeton Dewata, dalam melanjutkan perjalanan di Super League 2025/26.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar