3 Atlet Putri Indonesia Gagal Final, Apa yang Terjadi di Kejuaraan Dunia Senam 2025?

- Selasa, 21 Oktober 2025 | 19:25 WIB
3 Atlet Putri Indonesia Gagal Final, Apa yang Terjadi di Kejuaraan Dunia Senam 2025?

Hasil Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025: Tiga Atlet Putri Indonesia Gagal ke Final

JAKARTA - Tiga atlet putri Indonesia gagal melaju ke final Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Indonesia Arena, Jakarta. Salsabilla Hadi Pamungkas dan Alarice Mallica Prakoso tidak berhasil mengumpulkan poin cukup di babak kualifikasi, sementara Larasati Rengganis absen karena cedera.

Perjuangan Salsabilla dan Alarice di Babak Kualifikasi

Pada Selasa (21/10/2025) sore WIB, kedua pesenam Indonesia memulai kompetisi dari nomor lompat. Alarice hanya melakukan satu percobaan sehingga tidak mendapat poin, sementara Salsabilla mencatat 12.616 poin dengan penampilan stabil.

Di nomor palang bertingkat, keduanya menyelesaikan rutinitas tanpa terjatuh namun nilai mereka tidak maksimal karena pendaratan kurang sempurna. Alarice meraih 10.600 poin, sedangkan Salsabilla mendapatkan 9.800 poin.

Tantangan berlanjut di papan keseimbangan di mana kedua atlet mengalami jatuh saat melakukan manuver. Salsabilla memperoleh 10.266 poin, sementara Alarice mencatat 10.000 poin.

Di nomor penutup senam lantai, Alarice mengumpulkan 11.766 poin dan Salsabilla meraih 11.433 poin. Total nilai tersebut belum cukup untuk lolos ke babak final Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025.

Peringkat Akhir dan Kondisi Tim Putri Indonesia

Dalam klasemen akhir kualifikasi, Salsabilla Hadi Pamungkas menempati peringkat ke-49, sementara Alarice Mallica Prakoso berada di posisi ke-50. Larasati Rengganis sama sekali tidak tampil karena cedera, membuat Indonesia tanpa wakil di sektor putri pada babak final.

Kondisi ini melengkapi kekecewaan kontingen Indonesia setelah tim putra juga sebelumnya tersingkir di babak penyisihan. Meski demikian, partisipasi atlet Indonesia di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 tetap memberikan pengalaman berharga dalam menghadapi pesenam kelas dunia.

Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta menjadi ajang pembelajaran penting bagi pengembangan senam nasional Indonesia. Meski hasil belum sesuai harapan, semangat juang dan progres yang ditunjukkan atlet muda Indonesia menjadi modal berharga untuk persiapan kompetisi mendatang.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar