Jalan Pantura Semarang Rusak Parah Pasca Banjir 11 Hari, Aspal Retak dan Berbahaya

- Kamis, 06 November 2025 | 14:25 WIB
Jalan Pantura Semarang Rusak Parah Pasca Banjir 11 Hari, Aspal Retak dan Berbahaya

Jalan Pantura Semarang Rusak Parah Pasca Banjir, Aspal Retak dan Pembatas Ambrol

Kondisi Jalan Pantura di kawasan Kaligawe, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, mengalami kerusakan parah pasca terendam banjir selama 11 hari. Kerusakan yang tampak antara lain aspal yang retak, bergelombang, dan ambrolnya sejumlah pembatas jalan.

Kondisi Kerusakan Jalan Pantura Kaligawe

Pantauan di lokasi menunjukkan kerusakan serius di sepanjang ruas jalan, mulai dari area terowongan tol ke arah timur. Permukaan jalan tidak rata, bergelombang, dan terdapat lubang di beberapa titik. Kerusakan ini memaksa kendaraan besar seperti truk dan angkutan logistik untuk melintas dengan kecepatan rendah.

Yang memperparah situasi, beberapa bagian pembatas jalan di tengah ruas jalan tampak ambrol dan miring ke arah badan jalan, menyempitkan jalur lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Keluhan Warga dan Pengendara

Warga setempat, Wiyu Ghaniy (23), mengonfirmasi bahwa kerusakan jalan semakin parah akibat banjir yang merendam kawasan tersebut. Ia menyatakan, "Karena banjir kan, akhirnya jalannya keropos dan tambah parah. Pembatas-pembatas jalannya kan hancur semua itu, jadinya kita ya agak susah juga di jalan."

Dampak langsung dari kerusakan ini telah dirasakan pengendara. Dilaporkan beberapa pengendara sepeda motor sempat terpeleset dan terperosok ke dalam lubang besar yang terdapat di Jalan Pantura Semarang-Demak tersebut.

Tanggapan Pemerintah Terkait Perbaikan Jalan

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Jawa Tengah, Hanung, menyebutkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN).

Hanung menegaskan bahwa status Jalan Semarang-Demak (Kaligawe) sebagai jalan nasional menempatkan kewenangan perbaikannya di bawah pemerintah pusat. "Sesuai kewenangannya, ruas Jalan Semarang-Demak (Kaligawe) adalah ruas jalan nasional, sehingga penyelenggaraan jalan mengikuti kewenangan," jelasnya melalui pesan singkat.

Kondisi Jalan Pantura Semarang yang rusak ini menjadi perhatian utama bagi kelancaran distribusi logistik dan keselamatan ribuan pengendara yang melintas setiap harinya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar