Jalan Pantura Semarang Rusak Parah Pasca Banjir, Aspal Retak dan Pembatas Ambrol
Kondisi Jalan Pantura di kawasan Kaligawe, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, mengalami kerusakan parah pasca terendam banjir selama 11 hari. Kerusakan yang tampak antara lain aspal yang retak, bergelombang, dan ambrolnya sejumlah pembatas jalan.
Kondisi Kerusakan Jalan Pantura Kaligawe
Pantauan di lokasi menunjukkan kerusakan serius di sepanjang ruas jalan, mulai dari area terowongan tol ke arah timur. Permukaan jalan tidak rata, bergelombang, dan terdapat lubang di beberapa titik. Kerusakan ini memaksa kendaraan besar seperti truk dan angkutan logistik untuk melintas dengan kecepatan rendah.
Yang memperparah situasi, beberapa bagian pembatas jalan di tengah ruas jalan tampak ambrol dan miring ke arah badan jalan, menyempitkan jalur lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Keluhan Warga dan Pengendara
Warga setempat, Wiyu Ghaniy (23), mengonfirmasi bahwa kerusakan jalan semakin parah akibat banjir yang merendam kawasan tersebut. Ia menyatakan, "Karena banjir kan, akhirnya jalannya keropos dan tambah parah. Pembatas-pembatas jalannya kan hancur semua itu, jadinya kita ya agak susah juga di jalan."
Dampak langsung dari kerusakan ini telah dirasakan pengendara. Dilaporkan beberapa pengendara sepeda motor sempat terpeleset dan terperosok ke dalam lubang besar yang terdapat di Jalan Pantura Semarang-Demak tersebut.
Tanggapan Pemerintah Terkait Perbaikan Jalan
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Jawa Tengah, Hanung, menyebutkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN).
Hanung menegaskan bahwa status Jalan Semarang-Demak (Kaligawe) sebagai jalan nasional menempatkan kewenangan perbaikannya di bawah pemerintah pusat. "Sesuai kewenangannya, ruas Jalan Semarang-Demak (Kaligawe) adalah ruas jalan nasional, sehingga penyelenggaraan jalan mengikuti kewenangan," jelasnya melalui pesan singkat.
Kondisi Jalan Pantura Semarang yang rusak ini menjadi perhatian utama bagi kelancaran distribusi logistik dan keselamatan ribuan pengendara yang melintas setiap harinya.
Artikel Terkait
Terapis Spa di Surabaya Gelapkan Rp 1,2 Miliar Milik Klien, Uangnya Dihabiskan untuk Menginap di Hotel Mewah
Terapis Spa di Surabaya Gelapkan Rp 1,2 Miliar Nasabah, Uang Dihamburkan untuk Inap di Hotel Mewah
Jersey Timnas Piala Dunia 2026: Filosofi Budaya hingga Kolaborasi Bersejarah Jordan Brand dan Brasil
Polri Ubah Paradigma Polantas: dari Penindak Pelanggaran Menjadi Pelayan Humanis Berbasis Teknologi