Pelatih kepala baru Persija Jakarta, Shin Tae-yong, dijatuhi sanksi disiplin berat oleh Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA). Sanksi ini berpotensi memengaruhi karier pelatih asal Korea Selatan tersebut di dunia sepak bola.
Media Korea Selatan melaporkan, Shin Tae-yong terekam kamera menempeleng pemain Jeong Seung-hyun dalam sebuah pertemuan skuad Ulsan Hyundai. Insiden itu memicu kontroversi yang membayangi masa singkatnya sebagai pelatih klub tersebut.
Shin Tae-yong hanya memimpin Ulsan Hyundai selama sekitar dua bulan setelah mengambil alih pada pertengahan musim. Pada akhirnya dia diberhentikan karena klub menghadapi situasi sulit dan ancaman degradasi.
Seorang pejabat KFA menegaskan bahwa Komite Disiplin telah menggelar rapat dan memutuskan untuk memberikan tindakan disiplin kepada Shin Tae-yong.
"Kami baru-baru ini mengadakan rapat Komite Disiplin dan memutuskan untuk mengambil tindakan disiplin terhadap mantan pelatih Shin Tae-yong," katanya.
Sanksi yang dijatuhkan tergolong cukup berat, meliputi penangguhan kualifikasi, penangguhan pertandingan, hingga kemungkinan pengusiran. Namun, detail durasi dan penerapan hukuman tersebut masih dinantikan, terutama terkait dampaknya terhadap aktivitas Shin Tae-yong sebagai pelatih di masa depan.
Babak Baru Karier Shin Tae-yong
Sementara itu, Shin Tae-yong telah memulai babak baru dalam kariernya sebagai pelatih kepala Persija Jakarta sejak Juni 2026. Ia resmi ditunjuk untuk menghadapi musim 2026/2027 dan telah memimpin latihan perdana pada 14 Juli 2026 di Persija Training Ground, Sawangan, Depok.
Fokus awal pelatih asal Korea Selatan ini adalah membangun kondisi fisik dan membantu skuad beradaptasi sebelum masuk ke aspek taktikal yang lebih mendalam. Meski sedang menghadapi sanksi dari KFA, Shin Tae-yong tetap berusaha menunjukkan profesionalisme dan komitmen dalam membangun tim Persija Jakarta.
Lebih lanjut, situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana sanksi dari federasi asalnya akan berpengaruh pada kiprahnya di kancah sepak bola Indonesia dan apakah hal tersebut akan membatasi aktivitasnya sebagai pelatih di luar Korea Selatan.
Artikel Terkait
Garudayaksa FC Incar Bek Persija Paulo Ricardo dengan Skema Pinjaman
Empat Pemain Persija Jakarta Dikabarkan Tak Masuk Rencana Shin Tae-yong
Perburuan Pelatih Warnai Pramusim Super League, Tujuh Klub Berganti Arsitek
Persija Resmi Rekrut Eks Gelandang Timnas Bosnia Stjepan Loncar