Spanyol Bidik Tiga Rekor Sekaligus di Final Piala Dunia 2026

- Minggu, 19 Juli 2026 | 14:30 WIB
Spanyol Bidik Tiga Rekor Sekaligus di Final Piala Dunia 2026

Tim nasional Spanyol memiliki kesempatan besar untuk mengukir sejarah baru menjelang laga krusial melawan Argentina dalam babak final Piala Dunia 2026. Pertandingan puncak ini akan mempertemukan skuad berpengalaman dan talenta muda Spanyol dengan kekuatan penuh Argentina yang dipimpin oleh Lionel Messi beserta deretan bintang top dunia lainnya.

Spanyol melangkah ke final dengan modal kepercayaan diri tinggi berkat komposisi tim yang solid, mulai dari pemain senior hingga pilar muda seperti Lamine Yamal dan Pau Cubarsi. Laga final ini bukan sekadar perebutan trofi juara bagi Spanyol, melainkan juga momentum emas untuk melampaui pencapaian historis berbagai negara sepak bola di dunia.

Tiga Rekor Besar yang Dibidik Skuad La Roja

Rekor pertama yang diincar adalah menjadi pemegang rekor tunggal laga tak terkalahkan secara beruntun melewati catatan tim nasional Italia setelah sebelumnya Spanyol menyamai angka 37 pertandingan. Catatan impresif tersebut dipastikan setelah tim asuhan Luis de la Fuente menumbangkan Prancis dengan skor akhir 2-0 pada babak semifinal untuk mengamankan tiket final.

Rekor kedua berkaitan dengan lini pertahanan, di mana Spanyol berpotensi menjadi juara Piala Dunia dengan jumlah kebobolan paling minim sepanjang sejarah andai mampu menjaga gawangnya bersih dari gol di final. Saat ini, rekor pertahanan terbaik untuk tim juara masih dipegang bersama oleh Italia pada edisi 2006 dan Spanyol pada edisi 2010 dengan catatan kebobolan dua gol.

Terakhir, kemenangan atas Argentina akan membawa La Roja memecahkan rekor sebagai negara Eropa pertama yang mengawinkan gelar Euro dan Piala Dunia secara beruntun sebanyak dua kali dalam sejarah sepak bola.

NoPotensi Rekor Timnas SpanyolCatatan Rekor Saat Ini
1Laga Tak Terkalahkan Beruntun Terbanyak37 laga (menyamai rekor Italia)
2Juara dengan Kebobolan Paling Sedikit1 gol (jika clean sheet di final)
3Juara Euro dan Piala Dunia Beruntun Dua KaliBelum ada negara Eropa lain yang mampu

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags