Tim nasional Prancis akan menghadapi laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 melawan Inggris di Miami pada Sabtu, 18 Juli 2026. Pertandingan ini menjadi penutup pahit setelah mereka tersingkir di semifinal oleh Spanyol dengan skor 2-0.
Kekalahan tersebut dipicu oleh pelanggaran Lucas Digne terhadap Lamine Yamal di area penalti pada 20 menit pertama. Insiden itu tak hanya mengubah jalannya pertandingan, tetapi juga memicu gelombang kritik dan komentar rasis di media sosial yang ditujukan kepada bek kiri Prancis itu.
Wali Kota Crépy-en-Valois, Gabriel Melaïmi, langsung bereaksi dengan melaporkan para pelaku perundungan siber ke polisi untuk membela warganya. Sementara itu, Pelatih Kepala Didier Deschamps menegaskan bahwa laga perebutan tempat ketiga tetap menjadi prioritas demi kehormatan tim dan pendukung.
"Kami memiliki kewajiban ini, terhadap diri kami sendiri, terhadap apa yang diwakili oleh seragam ini, terhadap semua orang yang mendukung kami," ujar Deschamps.
Laga ini juga diproyeksikan menjadi kesempatan bagi pemain cadangan seperti Brice Samba, Lucas Hernandez, dan N'Golo Kanté untuk tampil. Di sisi lain, Digne menyampaikan pesan emosional melalui Instagram pribadinya.
"Kami selalu membayangkan banyak hal, sering kali yang terindah. Namun akhir dari mimpi kadang bisa sulit, dan kenyataan lebih pahit. Yang terberat hari ini adalah menemukan kata-kata untuk mengungkapkan kekecewaan yang luar biasa ini," tulis Digne.
Pemain Aston Villa berusia 32 tahun itu mengaku sangat kecewa dengan performanya sendiri, tetapi tetap mengapresiasi kerja keras tim. "Saya kecewa pada diri sendiri. Juga kecewa untuk tim ini, untuk semua usaha yang telah kami lakukan, dan untuk kelompok pemain yang luar biasa ini," tambahnya.
Digne juga berterima kasih kepada suporter yang hadir langsung maupun yang mendukung dari rumah. "Pikiran saya juga untuk semua yang telah datang, maupun yang mendukung kami dari Prancis dan seluruh dunia. Dukungan kalian telah membawa kami sepanjang petualangan ini," katanya.
Ia menegaskan rasa bangganya dapat mewakili keragaman Prancis di kancah internasional. "Meskipun kekecewaan besar ini, saya tetap bangga telah mewakili negara kami, dengan segala kekayaan, keragaman, dan semua orang yang membentuknya," ujar Digne.
Digne pun memotivasi rekan-rekannya untuk tetap mengincar posisi terbaik. "Terima kasih untuk semuanya, untuk dukungan kalian dan untuk semua emosi ini. Kalian luar biasa sepanjang turnamen. Ini belum berakhir, kami masih punya podium untuk diraih," pungkasnya.
Artikel Terkait
Hat-trick Saka Bawa Inggris Kalahkan Prancis di Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2026
Michael Olise Pecahkan Rekor Assist Pele yang Bertahan 56 Tahun di Piala Dunia 2026
Final Piala Dunia 2026: Spanyol Jumpa Argentina di New Jersey
Michael Olise Pecahkan Rekor Pele dengan Tujuh Assist di Piala Dunia 2026