Bentrokan antara warga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mengakibatkan tiga orang tewas. Selain itu, sebanyak 20 rumah dilaporkan terbakar dalam insiden tersebut.
Kasi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A. Kalelado mengatakan, selain tiga korban meninggal, bentrokan itu juga menyebabkan lima orang mengalami luka ringan. "Tiga orang meninggal dunia, lima orang luka ringan, dan 20 unit rumah terbakar," ujar Eliezer dalam keterangannya, Minggu (19/7).
Personel TNI dan Polri telah dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan situasi dan mencegah terjadinya konflik lanjutan. Eliezer mengimbau masyarakat agar mempercayakan penanganan kepada aparat keamanan dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.
"Kami mengajak seluruh warga untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, serta bersama-sama menjaga persaudaraan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," tandasnya.
Hingga saat ini, polisi belum mengungkap penyebab pasti bentrokan tersebut.
Artikel Terkait
Bentrok Antarwarga di Pulau Adonara, Flores Timur, Tiga Tewas dan 20 Rumah Terbakar
Bentrokan Antardesa di Flores Timur Kembali Pecah, Dua Tewas
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter
Bentrok di Makassar, Satu Motor Dibakar Warga Saat Subuh