Bentrok antara warga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak di Pulau Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mengakibatkan tiga orang tewas dan lima lainnya luka ringan. Insiden berdarah itu juga membakar 20 unit rumah warga.
"Tiga orang meninggal dunia, lima orang luka ringan, dan 20 unit rumah terbakar," ujar Kasi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A Kalelado, Minggu (19/7/2026).
Bentrokan terjadi pada Sabtu (18/7) pagi. Hingga kini, pendataan jumlah korban dan kerusakan rumah masih terus dilakukan. Personel gabungan dari Polres Flores Timur dan TNI disiagakan di sejumlah titik strategis di perbatasan kedua desa untuk mengantisipasi bentrokan susulan.
Polres Flores Timur mengedepankan langkah kemanusiaan dan preventif, seperti membantu evakuasi korban, melakukan pengamanan, serta menjalin komunikasi dengan para tokoh masyarakat. "Kami mengimbau masyarakat agar mempercayakan penanganan situasi kepada aparat keamanan dan menghindari tindakan yang dapat memperkeruh keadaan. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi terciptanya perdamaian di Kabupaten Flores Timur," kata Eliezer.
Artikel Terkait
Bentrokan Antarwarga di Pulau Adonara Tewaskan Tiga Orang, 20 Rumah Terbakar
Bentrokan Antardesa di Flores Timur Kembali Pecah, Dua Tewas
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, Kolom Abu Capai 900 Meter