Kebocoran gas di pabrik Union Carbide di Bhopal, India, pada 1984 menjadi salah satu kecelakaan industri kimia paling mematikan dalam sejarah. Sebanyak 3.828 orang tewas akibat keracunan gas metil isosianat (MIC) yang bocor dari tangki penyimpanan.
Insiden itu terjadi pada malam hari antara 2 dan 3 Desember 1984. Gas beracun yang digunakan sebagai bahan baku insektisida menyebar perlahan ke permukiman kumuh di seberang pabrik, stasiun kereta api, kantor polisi, hingga pusat kota. Faktor cuaca suhu rendah dan angin mempercepat pergerakan awan gas.
Korban jiwa terbanyak terkonsentrasi di area seluas 6 hingga 7 kilometer persegi di selatan dan barat daya pabrik. Banyak korban meninggal saat tidur atau berusaha melarikan diri, namun justru tanpa sengaja menghirup gas. Mereka mengalami sesak napas hebat, batuk, pembengkakan paru-paru, serta iritasi dan pendarahan mata.
Selain korban tewas, sekitar 100.000 orang mengalami gejala parah pada mata dan pernapasan. Sebanyak 19.000 orang dianggap menderita cacat permanen akibat keracunan gas.
Tragedi ini menjadi pelajaran penting tentang keselamatan warga di sekitar pabrik kimia. Salah satu langkah pencegahan yang kemudian diketahui adalah menutupi wajah dengan kain basah untuk mengurangi risiko keracunan gas.