Bukayo Saka menjadi bintang kemenangan Inggris atas Prancis dalam laga perebutan juara ketiga Piala Dunia 2026. Pemain Arsenal itu mencetak hat-trick yang membawa timnya mengalahkan Prancis dan mengamankan posisi ketiga.
"Itu pertandingan yang gila, gila sekali. Kami berdua masih cukup kecewa karena tidak lolos ke final, tetapi ini tentang menyelesaikan dengan baik dan bagi kami memberikan negara ini hasil terbaik di Piala Dunia dalam 60 tahun terakhir, jadi kami senang dengan hasil akhirnya," ujar Saka kepada BBC One usai pertandingan.
Saka menggambarkan jalannya pertandingan yang sengit. "Saya pikir babak pertama berjalan untuk kami. Kami memenangkan babak pertama, mereka memenangkan babak kedua dan pada akhirnya kami mencetak dua gol untuk memenangkan pertandingan, jadi saya akan mengatakan begitulah jalannya pertandingan," lanjutnya.
Penalti yang menjadi gol ketiga Saka tercipta berkat kebaikan hati Jude Bellingham. Rekan setimnya itu dengan sukarela memberikan kesempatan kepada Saka untuk mengeksekusi penalti dan melengkapi hat-trick. Saka menegaskan, "Tidak, Jude tidak pernah berniat mengambilnya. Dialah yang pertama kali mengatakan untuk mencetak hat-trick, jadi tidak ada yang datang untuk mengalihkan perhatian saya. Saya memang sudah berniat mengambilnya."
Mantan bek Inggris, Stephen Warnock, memuji sikap Bellingham. "Tentang Jude Bellingham yang memberikan bola kepada Bukayo Saka untuk mengambil penalti dan menyelesaikan hat-trick-nya, sekali lagi, ini menunjukkan kualitas Jude Bellingham," pujinya. "Ini menunjukkan kemampuannya sebagai pemain tim. Dia telah menunjukkannya sepanjang turnamen. Sentuhan yang bagus untuk Saka untuk mencetak hat-trick-nya," tandasnya.
Artikel Terkait
Argentina Bungkam Spanyol 4-1 di 2010, Jadi Pertanda Jelang Final Piala Dunia 2026
Spanyol Bidik Tiga Rekor Sekaligus di Final Piala Dunia 2026
Sanchez dan Trump Berpotensi Bertemu di Final Piala Dunia 2026
Mbappe Kokoh di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026 Usai Hattrick Saka Antar Inggris Kalahkan Prancis