Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina tidak hanya mempertemukan dua tim raksasa, tetapi juga menjadi ajang unjuk kekuatan pengaruh Barcelona di pentas global. Dua legenda klub Catalan, Xavi Hernandez dan Javier Mascherano, menilai laga puncak ini membuktikan betapa besar kontribusi akademi La Masia dan para alumninya dalam membentuk skuad kedua finalis.
Spanyol mengandalkan pemain muda lulusan La Masia seperti Lamine Yamal dan Pau Cubarsi, sementara Argentina masih bertumpu pada Lionel Messi, megabintang yang dibesarkan Barcelona. Xavi dan Mascherano menyampaikan pandangan mereka saat menghadiri sebuah acara di Rockefeller Center, New York, Amerika Serikat, menjelang partai final.
Xavi, yang menjadi arsitek gaya tiki-taka saat membawa Spanyol juara Piala Dunia 2010, dan Mascherano, mantan rekan setim Messi yang sempat melatihnya di Inter Miami, sama-sama mengagumi performa sang kapten Argentina yang kini berusia 39 tahun.
Kekaguman pada Messi
Mascherano tidak menyembunyikan rasa kagumnya terhadap Messi yang masih tampil impresif sepanjang turnamen.
"Dia istimewa, Anda tahu? Anda tidak bisa membandingkannya dengan siapa pun. Dia berbeda, benar-benar berbeda," kata Mascherano, Sabtu (18/7/2026).
"Selalu ketika kita melihatnya, selalu ada kejutan karena dia melakukan banyak hal yang tidak akan pernah kita lihat pada pemain lain. Jadi, saya pikir di masa depan, akan sulit untuk menemukan pemain seperti dia. Saya pikir itu mustahil," lanjutnya.
Xavi, yang menyaksikan langsung semifinal Argentina melawan Inggris di mana Messi memimpin timnya menang 2-1 juga memberikan pujian setinggi langit.
"Kami menonton pertandingan bersama, dan dia berkata kepada saya, '39 tahun, dan apa yang dia lakukan?' Sungguh menakjubkan," ujar Xavi.
"Menurut saya, dia yang terbaik dalam sejarah. Dan dia masih membuat perbedaan di lapangan. Dan ambisinya, sikapnya, dia seorang pejuang. Dia benar-benar yang terbaik," tegasnya.
Artikel Terkait
Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026, Jadi Sorotan karena Kontroversi dan Diplomasi
Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Duel Dua Generasi Messi dan Yamal
Inggris Bungkam Prancis 6-4, Laga Piala Dunia dengan 10 Gol Ternyata Bukan yang Terbanyak
Hat-trick Saka Bawa Inggris Kalahkan Prancis di Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2026