Klub Premier League Chelsea menghapus unggahan media sosial yang menampilkan selebrasi gol Enzo Fernandez setelah memicu gelombang protes dari pendukung Inggris. Unggahan tersebut, yang memperlihatkan gelandang Argentina itu merayakan gol kemenangan 2-1 atas Inggris di semifinal Piala Dunia, dianggap sebagai tindakan provokatif karena menggunakan selebrasi "Topo Gigio" yang dinilai menghina negara asal klub.
Akun resmi Chelsea langsung dibanjiri komentar kecaman. "Son un club inglés, por si no se dieron cuenta," tulis seorang suporter. Kecaman meluas karena publik menilai klub London Barat itu justru menunjukkan kebanggaan terhadap tindakan pemain yang tidak menghormati Inggris. "Por eso los odian como club," timpal netizen lain.
"¿Londres está ubicado en Argentina? Payasos," sambung suporter lainnya. Kritik juga menyoroti rekam jejak Fernandez yang dianggap kontroversial, termasuk pelanggaran keras terhadap Elliot Anderson selama pertandingan. "Un club inglés orgulloso de su matón racista, apoyando a un jugador que se ríe de su propio país," kecam netizen lain.
Untuk meredakan situasi, manajemen Chelsea akhirnya menurunkan foto selebrasi tersebut dan menggantinya dengan grafis netral yang menampilkan Fernandez bersama kapten klub Reece James.
Artikel Terkait
Manchester United Sepakat Rekrut Andrey Santos dari Chelsea Rp1,1 Triliun
Andrey Santos Resmi ke Manchester United, Cari Menit Bermain
Enzo Fernandez Jadi Buruan Tiga Raksasa Eropa, Chelsea Pasang Harga Rp2,4 Triliun
Real Madrid Bantah Tertarik Rekrut Enzo Fernández