Presiden Federasi Sepak Bola Perancis (FFF), Philippe Diallo, mengecam keras pernyataan kontroversial mantan kiper timnas Paraguay, Jose Luis Chilavert, yang menyebut timnas Perancis sebagai "tim dari Afrika". Kecaman itu disampaikan Diallo pada Sabtu (4/7/2026), sehari menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Paraguay dan Perancis.
"Saya mengecam sekeras-kerasnya pernyataan rasis Jose Luis Chilavert terhadap tim nasional Perancis, yang merusak nilai-nilai penghormatan, persaudaraan, dan keberagaman dalam sepak bola," ujar Diallo dalam pernyataan resminya. Ia menambahkan bahwa meskipun Chilavert dikenal sebagai mantan penjaga gawang hebat, tindakannya kini telah jatuh dalam kehinaan.
Komentar Chilavert muncul di media sosial sebagai tanggapan atas unggahan mantan pemain Perancis, Christophe Dugarry, yang sebelumnya meragukan peluang Paraguay dalam laga tersebut. Chilavert menyebut Paraguay akan menghadapi "tim dari Afrika", merujuk pada komposisi skuad Perancis yang banyak diperkuat pemain keturunan Afrika, seperti Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele.
Pernyataan itu langsung memicu reaksi keras dari kubu Perancis. Pihak FFF menilai komentar tersebut melanggar prinsip sportivitas dan memicu kegaduhan sebelum pertandingan. Perselisihan ini semakin memanaskan atmosfer laga, terlebih sejarah mencatat Perancis pernah mengalahkan Paraguay 1-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 1998.
Keberagaman Skuad Les Bleus
Timnas Perancis secara historis dikenal sebagai salah satu tim paling beragam di dunia. Banyak pemain andalan mereka memiliki latar belakang keluarga imigran, khususnya dari Afrika. Kondisi ini telah lama menjadi bagian erat dari identitas Les Bleus dan terbukti membawa kesuksesan besar di berbagai ajang internasional.
Kasus ini kembali memperpanjang diskusi mengenai isu rasisme dan identitas negara dalam sepak bola modern. Federasi sepak bola dunia terus berupaya memerangi segala bentuk diskriminasi di dalam maupun di luar lapangan.